Pemberontak Suriah masih tunggu tanggapan rezim Assad
Senin, 11 Februari 2013 - 22:31 WIB
Pemberontak Suriah masih tunggu tanggapan rezim Assad
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin Koalisi Nasional Suriah, Moaz Alkhatib mengaku bahwa pihaknya masih tetap menunggu tanggapan dari Pemerintah Suriah atas ajakan melakukan dialog, meski tenggat waktu yang sebelumnya ditetapkan, telah terlewati.
Sebelumnya, kaum pemberontak menyatakan, bahwa Minggu 10 Februari adalah batas waktu bagi rezim Presiden Bashar al-Assad untuk menanggapi permintaan dialog kaum pemberontak. Dialog perlu dilakukan untuk menghentikan perang saudara yang sudah berlangsung selama 22 bulan.
"Sejauh ini, rezim tidak memberikan jawaban yang jelas soal tawaran dialog untuk membahas transisi kekuasaan. Tidak ada pertemuan yang telah diatur dan tidak ada kontak formal dengan pihak manapun,” ujar Alkhatib, Senin (11/2/2013), di Kairo, Mesir, seperti dikutip dari Reuters.
Menurutnya, tawaran dari kaum pemberontak masih terbuka. "Kami masih menunggu respon pemerintah dan kemudian kita akan mempelajarinya," lanjut Alkhatib.
Para pemimpin oposisi Suriah mengatakan pekan lalu, bahwa rezim Assad harus melepaskan ribuan tahanan perempuan pada Minggu 10 Februari atau ia akan mempertimbangkan akan menolak tawaran itu.
Alkhatib kemudian mengatakan pada halaman Facebook-nya, bahwa dia siap untuk mengadakan pembicaraan dengan perwakilan dari Assad di wilayah utara Suriah yang berada di bawah kendali kaum pemberontak. Namun, Alkhatib tak menyebutkan tenggat waktu pembicaraan itu.
Sebelumnya, kaum pemberontak menyatakan, bahwa Minggu 10 Februari adalah batas waktu bagi rezim Presiden Bashar al-Assad untuk menanggapi permintaan dialog kaum pemberontak. Dialog perlu dilakukan untuk menghentikan perang saudara yang sudah berlangsung selama 22 bulan.
"Sejauh ini, rezim tidak memberikan jawaban yang jelas soal tawaran dialog untuk membahas transisi kekuasaan. Tidak ada pertemuan yang telah diatur dan tidak ada kontak formal dengan pihak manapun,” ujar Alkhatib, Senin (11/2/2013), di Kairo, Mesir, seperti dikutip dari Reuters.
Menurutnya, tawaran dari kaum pemberontak masih terbuka. "Kami masih menunggu respon pemerintah dan kemudian kita akan mempelajarinya," lanjut Alkhatib.
Para pemimpin oposisi Suriah mengatakan pekan lalu, bahwa rezim Assad harus melepaskan ribuan tahanan perempuan pada Minggu 10 Februari atau ia akan mempertimbangkan akan menolak tawaran itu.
Alkhatib kemudian mengatakan pada halaman Facebook-nya, bahwa dia siap untuk mengadakan pembicaraan dengan perwakilan dari Assad di wilayah utara Suriah yang berada di bawah kendali kaum pemberontak. Namun, Alkhatib tak menyebutkan tenggat waktu pembicaraan itu.
(esn)