Nuklir Korut akan dibayar mahal

Kamis, 07 Februari 2013 - 19:17 WIB
Nuklir Korut akan dibayar...
Nuklir Korut akan dibayar mahal
A A A
Sindonews.com – Langkah Korea Utara (Korut) yang ngotot bakal melakukan uji coba nuklir akan ”dibayar mahal”, dengan salah satu kemungkinannya China akan mengurangi bantuan. Konsekuensi terburuk adalah putusnya hubungan bilateral kedua negara.

Media milik Pemerintah China, Global Times, dalam editorialnya menyerukan agar China mengurangi bantuan untuk Korut jika tetap bersikukuh melakukan uji coba nuklir. ”Jika Korut tetap bersikeras melaksanakan uji coba nuklir ketiga, meski berbagai pihak berupaya menghentikannya, mereka harus membayar harga yang mahal. Bantuan yang diterima dari China seharusnya dikurangi,” tulis Global Times.

”China tidak pernah takut dengan Pyongyang. Jika Pyongyang bersikap keras terhadap China, China bakal menyerang balik lebih keras, meski dibayar dengan harga putusnya hubungan bilateral. ”Selama ini Beijing mengklaim bersikap tenang dan menahan diri dengan sikap provokasi Korut yang bakal menggelar uji coba nuklir ketiganya.

China berusaha menghindari berbagai upaya untuk menentang upaya Pyongyang karena khawatir justru memperkeruh ketidakstabilan regional. ”Beijing sesungguhnya berkeinginan untuk menjaga persahabatan China-Korut. Tapi, Pyongyang harus melakukan hal yang sama,” tulis Global Times. Pada bulan lalu, editorial Global Times menyerukan pemotongan bantuan China untuk Korut.

Namun, Kementerian Luar Negeri China justru menganggap seruan itu hanya opini media.China merupakan sekutu utama Pyongyang sejak Perang Korea pada 1950-53.Setelah itu China tetap memberikan dukungan diplomatik dan bantuan ekonomi ke negara yang paling terisolasi di dunia itu.

Namun, Beijing justru ikut mendukung resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengecam peluncuran roket milik Korut pada 12 Desember silam. Pada Selasa (5/2) lalu Korut kembali menegaskan bakal melakukan uji coba nuklir ketiga sebagai sanksi PBB yang menyakitkan.

“Korut telah menarik kesimpulan akhir bahwa bakal dilakukan upaya-upaya yang lebih besar dibandingkan uji coba nuklir,”demikian keterangan KCNA.
(esn)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
53 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved