Pria Mesir lempar sepatu ke arah Presiden Iran
Rabu, 06 Februari 2013 - 22:16 WIB
Pria Mesir lempar sepatu ke arah Presiden Iran
A
A
A
Sindonews.com – Kunjungan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke Mesir diwarnai insiden. Pada Selasa (5/2/2013) malam, ketika tengah mengunjungi sebuah masjid Al-Hussein di Ibu Kota Kairo, seorang pria Mesir melemparkan sepatu ke arah Ahmadinejad. Di dunia Arab, melempar sepatu adalah suatu bentuk penghinaan.
Sambil meneriakan kata “pengecut”, pria itu melemparkan sebelah sepatu ke arah Ahmadinejad. Pengawal sang Presiden langsung bereaksi dengan mengamankan pria tersebut. Menurut kantor berita ISNA, pria itu diidentifikasi sebagai anggota oposisi Suriah.
Iran memang jadi salah satu pendukung utama kaum oposisi Suriah. Sikap inilah yang mengundang protes dari sejumlah pihak yang ada di Mesir. Sejumlah pengunjuk rasa juga terlihat membentangkan spanduk kecaman atas dukungan Irak pda rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
"Oh Ahmadinejad, jangan berpikir darah Suriah adalah sia-sia. Kami akan membalas dendam pada kaum Syiah," demikian kecaman yang tertulis pada salah satu spandung yang dibentangkan demonstran.
Namun, Ahmadinejad sendiri tak menghiraukan kejadian ini. Ia menyebut insiden ini sebagai masalah kecil. “Mungkin ada beberapa anggota oposisi di kedua negara yang memperkeruh suasana dengan prasangka dan beberapa tindakan," ujar Ahmadinejad.
Ahmadinejad adalah Presiden Iran pertama yang mengunjungi Kairo dalam kurun lebih dari 30 tahun. Kedatangannya disambut hangat oleh Presiden Mesir Mohamed Morsi. Sikap Morsi ini pula yang membuat Iran menganggap insiden pelemparan sepatu sebagai hal yang tak perlu dibesar-besarkan.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, insiden pelemparan sepatu itu tidak menunjukkan sikap resmi Mesir terhadap Teheran. "Yang penting bagi kami adalah perilaku pejabat dan bangsa Mesir, yang menghormati Republik Islam Iran sebagai kekuatan utama," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast.
Sambil meneriakan kata “pengecut”, pria itu melemparkan sebelah sepatu ke arah Ahmadinejad. Pengawal sang Presiden langsung bereaksi dengan mengamankan pria tersebut. Menurut kantor berita ISNA, pria itu diidentifikasi sebagai anggota oposisi Suriah.
Iran memang jadi salah satu pendukung utama kaum oposisi Suriah. Sikap inilah yang mengundang protes dari sejumlah pihak yang ada di Mesir. Sejumlah pengunjuk rasa juga terlihat membentangkan spanduk kecaman atas dukungan Irak pda rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
"Oh Ahmadinejad, jangan berpikir darah Suriah adalah sia-sia. Kami akan membalas dendam pada kaum Syiah," demikian kecaman yang tertulis pada salah satu spandung yang dibentangkan demonstran.
Namun, Ahmadinejad sendiri tak menghiraukan kejadian ini. Ia menyebut insiden ini sebagai masalah kecil. “Mungkin ada beberapa anggota oposisi di kedua negara yang memperkeruh suasana dengan prasangka dan beberapa tindakan," ujar Ahmadinejad.
Ahmadinejad adalah Presiden Iran pertama yang mengunjungi Kairo dalam kurun lebih dari 30 tahun. Kedatangannya disambut hangat oleh Presiden Mesir Mohamed Morsi. Sikap Morsi ini pula yang membuat Iran menganggap insiden pelemparan sepatu sebagai hal yang tak perlu dibesar-besarkan.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, insiden pelemparan sepatu itu tidak menunjukkan sikap resmi Mesir terhadap Teheran. "Yang penting bagi kami adalah perilaku pejabat dan bangsa Mesir, yang menghormati Republik Islam Iran sebagai kekuatan utama," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast.
(esn)