Obama minta Pramuka AS izinkan kaum gay kembali bergabung

Senin, 04 Februari 2013 - 21:13 WIB
Obama minta Pramuka...
Obama minta Pramuka AS izinkan kaum gay kembali bergabung
A A A
Sindonews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama meminta pramuka di negara itu mengakhiri larangan bergabung bagi kaum gay. Obama meminta, kaum gay kembali memiliki kesempatan untuk menjadi anggota atau pemimpin pramuka AS.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CBS, saat ditanya apaka pramuka AS harus bersikap terbuka pada kaum gay, Obama menyatakan “ya”. Menurut Obama, kaum gay dan lesbian harus bisa berpartisipasi dalam setiap lembaga di AS.

"Sikap saya adalah, bahwa gay dan lesbian harus memiliki akses dan kesempatan yang sama dengan orang lain di setiap lembaga dan bidang kehidupan," kata Obama yang pada 2012 silam memberikan dukungan kepada hak pasangan sesama jenis untuk menikah.

"Pramuka adalah lembaga besar yang mempromosikan orang muda dan mengekspos mereka untuk mendapat peluang dan kepemimpinan, yang akan melayani orang selama sisa hidup mereka. Dan, saya pikir tidak ada yang harus dilarang,” lanjut Obama.

Pada Januari silam, pramuka AS menyatakan, bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri larangan nasional pada pemuda gay dan anggota dewasa, serta meninggalkan kebijakan orientasi seksual kepada organisasi-organisasi lokal.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
2 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
6 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
7 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved