Rusia mengaku prihatin

Kamis, 31 Januari 2013 - 18:57 WIB
Rusia mengaku prihatin
Rusia mengaku prihatin
A A A
Sindonews.com - Rusia sangat prihatin atas laporan serangan udara Israel ke wilayah Suriah, Kamis (31/1/2013). Sekutu utama Suriah dalam menghadapi konflik internal selama 22 bulan belakangan itu mengaku sedang mempelajari motif di balik serangan tersebut dan dugaan pelanggaran serius atas piagam PBB.

"Kami sedang mempelajari laporan serangan yang dilakukan oleh jet tempur Israel terhadap pusat penelitian militer di dekat Damaskus. Jika hasil dari pengkajian tersebut menujukan serangan udara yang mereka lancarkan tidak beralasan, maka hal ini merupakan bentuk pelanggaran atas prinsip dasar piagam PBB," ungkap DepartemenLuar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dilansir RIA Novosti.

"Pada dasarnya, serangan udara tersebut sangat tidak dapat diterima, tidak peduli apa motif bohong yang mereka ucapkan," imbuh pernyatan tersebut.

Tentara Suriah mengatakan, Angkatan Udara Israel Rabu pagi melancarkan serangan udara ke pusat pemerintahan wilayah Jamraya, di perbatasan Ibu Kota Damaskus. Sedikitnya dua warga Suriah dilaporkan tewas, sementara lima orang lainya terluka akibat serangan itu.

Serangan ini terjadi setelah pemberontak Suriah gagal mengusai pusat penelitian militer dalam serangan yang mereka lancarkan dalam beberapa bulan terakhir.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel seputar serangan udara tersebut. Namun, serangan tersebut terjadi sehari setelah Kepala AU Israel, Mayor Jenderal Amir Eshel mengumumkan bahwa jet tempur terbaru, helikopter penyerang dan drone Israel akan terlibat dalam kampanye perang rahasia.

"Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ancaman langsung untuk menciptakan kondisi yang lebih baik, di mana kita dapat memenangkan perang jika hal itu benar terjadi,” ungkap Eshel.
(esn)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
4 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
5 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
6 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
7 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
8 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
10 jam yang lalu
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved