PM Kamboja tekankan keamanan publik selama kremasi Sihanouk

Selasa, 29 Januari 2013 - 21:46 WIB
PM Kamboja tekankan...
PM Kamboja tekankan keamanan publik selama kremasi Sihanouk
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyerukan pada warga negara itu yang akan berpastisipasi dalam upacara kremasi mantan Raja Kamboja Norodom Sihanouk untuk menaruh perhatian lebih pada sektor keamanan dan ketertiban umum.

Pernyataan ini dikeluarkan Hun Sen pada Selasa (29/1/2013). Menurut rencana, Sihanouk yang wafat pada 15 Oktober tahun lalu, akan dikremasi pada awal Februari mendatang. Saat ini, jenazah raja yang berkuasa selama 60 tahun lebih itu disemayamkan di Istana Kerajaan di Kota Phnom Penh.

Jenazah Sihanouk akan dipindahkan dari istana ke krematorium di Veal Preah Meru Square, di samping istana pada 1 Februari. Jenazah akan ditempatkan selama tiga hari di lokasi ini, sebelum dikremasi pada 4 Februari. Diperkirakan, sekitar 1,5 juta orang akan menghadiri upacara kremasi Sihanouk ini.

"Empat hari lagi, upacara akan dimulai. Saya ingin menyerukan kepada seluruh peserta yang akan datang untuk memberi perhatian yang tinggi terhadap keamanan dan ketertiban umum dalam rangka untuk memastikan proses sukses pemakaman," kata Hun Sen.

Menurutnya, Pemerintah Kamboja akan mengerahkan hingga 10 ribu pasukan keamanan untuk mengawal jalannya upacara. Hun Sen mengatakan, bahwa rakyat di berbagai provinsi dan daerah pedesaan dapat berkumpul di pagoda atau menonton siaran langsung melalui semua saluran televisi lokal.

Sejumlah pemimpin negara sahabat juga dijadwalkan menghadiri upacara ini. Di antaranya adalah Jia Qinglin (Ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China), Jean-Marc Ayrault (Perdana Menteri Perancis), Nguyen Tan Dung (Perdana Menteri Vietnam), Yingluck Shinawatra (Perdana Menteri Thailand), Thongsing Thammavong (Perdana Menteri Laos), dan beberapa pemimpin lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
8 menit yang lalu
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
37 menit yang lalu
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
37 menit yang lalu
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
1 jam yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
1 jam yang lalu
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved