India tegaskan solidaritas pada Palestina

Senin, 28 Januari 2013 - 09:00 WIB
India tegaskan solidaritas...
India tegaskan solidaritas pada Palestina
A A A
Sindonews.com – India menegaskan solidaritas mereka pada rakyat Palestina dan menyatakan bahwa peningkatan status Palestina sebagai Negara Pengamat Non Anggota di PBB adalah prestasi menentukan bagi Palestina untuk mencapai tujuan sebagai negara yang merdeka.

Hal ini disampaikan Perwakilan India di Palestina, B.S. Mubarak pada kesempatan perayaan Hari Republik India di Ramallah, Tepi Barat, Minggu (27/1/2013). Menurutnya, India memiliki sejarah solidaritas panjang dengan rakyat Palestina.

“Kami menawarkan dukungan tak tergoyahkan bagi perjuangan mereka untuk mencapai negara Palestina yang berdaulat, mandiri, layak, dan bersatu, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya,” kata Mubarak, seperti dikutip dari Wafa.

Mubarak mengingatkan, bahwa India adalah negara non-Arab pertama yang mengakui Organisasi Pembebasan Palestina (PLO} pada 1988 dan menjadi salah satu negara pertama yang mengakui Negara Palestina.

Mubarak mengatakan, bahwa kunjungan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas ke India pada September tahun lalu, telah mendorong hubungan bilateral antara kedua negara. Selain bertemu dengan pimpinan India, Abbas juga meresmikan Kedutaan Besar Negara Palestina di jantung kota New Delhi.

Mubarak menegaskan bahwa India akan terus mendukung upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB.

Penasihat Politik Abbas, Nimer Hammad mengatakan, bahwa India berdiri untuk dan mendukung rakyat Palestina dan mendukung hak mereka untuk menentukan nasib sendiri, dan kehadiran dalam gerakan Non-Blok.

"Kita tidak bisa melupakan nama-nama tokoh di India yang mendukung perjuangan Palestina. India juga merupakan salah satu negara pertama yang mendukung hak Palestina, sejak resolusi partisi pada 1947," tegasnya.
(esn)
Berita Terkait
Dulu India Jadi Pendukung...
Dulu India Jadi Pendukung Palestina, tapi Perang Pakistan Mengubah Segalanya
Jenderal Chaudhry: India...
Jenderal Chaudhry: India Bukanlah Israel dan Pakistan Bukanlah Palestina, Kami Tak Akan Tunduk!
Asaduddin Owaisi Ucapkan...
Asaduddin Owaisi Ucapkan Jai Palestina saat Pengambilan Sumpah, Apa Motivasinya?
Pakistan: India Meniru...
Pakistan: India Meniru Model Permukiman Israel di Kashmir
Israel Datangkan 10.000...
Israel Datangkan 10.000 Pekerja India untuk Gantikan Warga Palestina
200 WN India Berhasil...
200 WN India Berhasil Dievakuasi Pasca Perang Hamas-Israel Memanas
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
57 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved