Pabrik garmen Bangladesh terbakar, 7 pekerja wanita tewas

Minggu, 27 Januari 2013 - 19:43 WIB
Pabrik garmen Bangladesh...
Pabrik garmen Bangladesh terbakar, 7 pekerja wanita tewas
A A A
Sindoonews.com - Sedikitnya 7 pekerja pabrik garmen Smart dilaporkan tewas dalam sebuah insiden kebakaran di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, Sabtu (26/1/2013). Kebakaran yang melanda pabrik garmen dengan 300 orang karyawan tersebut terjadi saat jam istirahat makan siang.

"Sebagian besar korban tewas karena mati lemas, setelah berdesak-desakan saat mencoba melarikan diri dari kebakaran," ungkap Mahbubur Rahman, Direktur Oprasional Pemadam Kebakaran Bangladesh, seperti dilansir Geotv, Minggu (27/1/2013).

Rahman mengatakan, dua jam setelah petugas pemadam kebakaran diterjunkan, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Kepala kepolisian setempat, Azizul Haq mengatakan, semua pekerja yang tewas adalah wanita. “Mereka semua tewas karena mati lemas, setelah menghirup asap dan harus berdesak-desakan saat melarikan diri. Selain tujuh orang tewas, lima buruh masih dalam kondisi kritis,” jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Sebab, polisi baru akan memulai proses penyelidikan.

Kondisi buruh pabrik garmen di negara eskportir pakaian terbesar kedua setelah China itu memang jauh dari kesejahteraan. Di pabrik garmen Smart, upah kerja para buruh dalam sebulan hanya dihargai USD 37 per bulan atau sekira Rp 365 ribu per bulan.

Kebakaran dahsyat terakhir kali terjadi pada akhir November lalu di pabrik garmen Tazreen. Dalam insiden itu, 111 karyawan pabrik tewas akibat menghirup asap dan jatuh dari lantai atas. Selain korban tewas, kebakaran ini juga melukai 150 lainnya.

Buntut dari kebakaran tersebut, Ribuan pekerja tekstil yang marah menggelar aksi demonstrasi di pinggiran kota Dhaka. Mereka menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bencana ini dihukum.
(esn)
Berita Terkait
Mirip di Indonesia,...
Mirip di Indonesia, Begini Suasana Mudik di Bangladesh
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Depot Kontainer Meledak,...
Depot Kontainer Meledak, Lima Tewas dan Ratusan Terluka
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Timnas Indonesia Ditahan...
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bangladesh
Peneliti Ungkap Covid-19...
Peneliti Ungkap Covid-19 Telah Bermutasi Hampir 600 Kali di Bangladesh
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
41 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved