Langgar lampu merah, dua warga AS cedera ditembak polisi
Senin, 14 Januari 2013 - 20:13 WIB
Langgar lampu merah, dua warga AS cedera ditembak polisi
A
A
A
Sindonews.com - Gara-gara melanggar lampu merah di kota Pittsburgh, Pennsylvania, sebuah mobil yang ditumpangi dua orang orang warga Amerika Serikat (AS) dikejar layaknya penjahat oleh lima petugas kepolisian AS, Minggu (14/1/2013). Gerakan pelanggar ketertiban tersebut terhenti setelah polisi melakukan dua upaya yang di nilai cukup berlebihan.
Dalam rangka menjegal langkah para pelanggar ketertiban tersebut, upaya pertama yang dilakukan oleh petugas kepolisian AS adalah memparkan paku ke jalan. Langkah tersebut dilakukan guna memperlambat laju mobil tersebut. Mereka akhirnya menghentikan mobil yang mereka kendarai.
Belum puas, polisi lantas melepaskan sejumlah tembakan ke arah kendaraan tersebut, setelah mereka menepi. Supir dan ibunya menderita cedera serius akibat terkena tembakan peluru polisi. Keduanya lantas dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Aksi tembak menembak tersebut disaksikan oleh ratusan orang di klub malam. Seorang saksi mata mengatakan, petugas kepolisian melepaskan tembakan setelah pengemudi menghentikan mobilnya. Polisi tidak juga menyuruh dua pengendara tersebut keluar dan menyuruh mereka mengangkat tangan.
Menagggapi insiden tersebut, Kepala Kepolisian Nathan Harper mengatakan, berdasarakan hasil penyelidikan, tidak ditemukan senjata atau obat-obatan yang ditemukan di dalam mobil pelanggar ketertiban tersebut. Pihak kepolisian kini telah diberikan cuti kepada lima orang polisi yang melancarakan aksi pengejaran tersebut. Kasus tersebut kini tengah diselidiki oleh jaksa setempat.
Dalam rangka menjegal langkah para pelanggar ketertiban tersebut, upaya pertama yang dilakukan oleh petugas kepolisian AS adalah memparkan paku ke jalan. Langkah tersebut dilakukan guna memperlambat laju mobil tersebut. Mereka akhirnya menghentikan mobil yang mereka kendarai.
Belum puas, polisi lantas melepaskan sejumlah tembakan ke arah kendaraan tersebut, setelah mereka menepi. Supir dan ibunya menderita cedera serius akibat terkena tembakan peluru polisi. Keduanya lantas dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Aksi tembak menembak tersebut disaksikan oleh ratusan orang di klub malam. Seorang saksi mata mengatakan, petugas kepolisian melepaskan tembakan setelah pengemudi menghentikan mobilnya. Polisi tidak juga menyuruh dua pengendara tersebut keluar dan menyuruh mereka mengangkat tangan.
Menagggapi insiden tersebut, Kepala Kepolisian Nathan Harper mengatakan, berdasarakan hasil penyelidikan, tidak ditemukan senjata atau obat-obatan yang ditemukan di dalam mobil pelanggar ketertiban tersebut. Pihak kepolisian kini telah diberikan cuti kepada lima orang polisi yang melancarakan aksi pengejaran tersebut. Kasus tersebut kini tengah diselidiki oleh jaksa setempat.
(esn)