PM Turki: Pembunuhan aktivis Kurdi di Paris akibat perseteruan internal

Jum'at, 11 Januari 2013 - 20:41 WIB
PM Turki: Pembunuhan...
PM Turki: Pembunuhan aktivis Kurdi di Paris akibat perseteruan internal
A A A
Sindonews.com - Pembunuhan tiga aktivis perempuan Kurdi di Paris, Kamis 10 Januari 2013, adalah hasil dari perseteruan internal. Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan, Jumat (11/1/2013), seperti dikutip dari Reuters.

Menurut Erdogan, ruangan di mana jenazah ketiga aktivis itu ditemukan, memiliki pintu dengan kode kunci yang hanya bisa dibuka oleh orang di dalam ruangan. Hal ini menunjukkan, bahwa pembunuhan dilakukan oleh orang dalam.

"Ketiga orang itu membuka pintu. Tidak diragukan lagi, mereka tidak akan membuka pintu bagi orang-orang yang mereka tidak kenal," kata Erdogan kepada wartawan di pesawatnya saat kembali dari Senegal.

Menurut Erdogan, pembunuhan ini bisa juga dimaksudkan untuk menyabot usaha-usaha menuju pembicaraan damai antara Turki dengan PKK. Hingga kini, pihak berwenang Perancis yang menyelidik kasus ini, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus pembunuhan ini.

Tiga wanita itu adalah Sakine Cansiz, Fidan Dogan, dan Leyla Soylemez. Asosiasi Federasi Kurdi di Perancis menyatakan Cansiz adalah anggota pendiri PKK, sedangkan Dogan adalah anggota kongres Kurdistan, dan Soylemez adalah seorang aktivis muda.

“Ketiganya terakhir kali terlihat pada Rabu 9 Januari siang di lantai pertama dari sebuah bangunan di jalan Lafayette,” menurut Direktur Pusat Federasi Asosiasi Kurdi di Paris, Leon Edart, Kamsi (10/1/2013), seperti dikutip dari The Sunday Times.

Teman-teman dan kolega yang mencoba dan gagal untuk menghubungi mereka akhirnya pergi ke pusat Institut Kurdi tersebut. Mereka lalu menemukan jejak darah di depan pintu. “Setelah membuka paksa pintu, mereka menemukan jenazah ketiganya,” lanjut Edart. Menurutnya, dua wanita ditembak di bagian leher dan seorang lainnya di dahi serta perut.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
24 menit yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
1 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
3 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
4 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
5 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved