Feri tabrak dermaga saat berlabuh, 60 penumpang terluka

Kamis, 10 Januari 2013 - 16:28 WIB
Feri tabrak dermaga...
Feri tabrak dermaga saat berlabuh, 60 penumpang terluka
A A A
Sindonews.com - Sekitar 60 penumpang menderita luka-luka setelah kapal feri cepat yang mengangkut ratusan penumpang, menabrak dermaga Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (9/1/2012). Feri Seastreak Wall Street, yang mengangkut 326 penumpang dan lima awak tersebut berlayar dari New Jersey menuju New York.

Charles Rowe, Juru Bicara Penjaga Pantai mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 9 pagi, tepatnya di bagian timur sungai di bawah Manhattan, tak jauh dari Wall Street. Saat kecelakaan terjadi, sebagain besar penumpang sedang berdiri. Mereka tengah bersiap naik ke dermaga, karena kapal bersiap untuk merapat.

Sebagian besar dari mereka akhirnya terpental, sementara itu bagian lambung kapal rusak berat. Beberapa saat setelah kejadian, sejumlah Polisi dan petugas pemadam kebakaran langsung mengevakuasi semua penumpang dari dalam kapal. Mereka yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Berdasarkan data terbaru. Sekitar 58 penumpang mengalami luka-luka, dua di antara mereka dalam kondisi kritis karena mengalami cedera otak. Sembilan orang menderita luka serius dan 17 orang menjalani rawat jalan," ungkap Rowe.

Penyebab kecelakaan itu belum dapat dipastikan. Pasalnya, kondisi cuaca saat kecelakaan terjadi sangat baik dan hampir tidak ada angin. Guna mencari tahu penyebab pasti kecelakaan, saat ini 12 anggota Badan Keselamatan Transportasi AS tengah berada di lokasi untuk mencari data-data pendukung.

Dalam sebuah konfrensi pers singkat, Komisaris transportasi kota, Janette Sadik Khan mengatakan, feri yang gagal berlabuh secara tepat di dermaga tersebut bergerak dengan kecepatan 10 sampai 12 knot. "Sebuah pendaratan yang cukup keras," ungkap Khan

"Kami tidak tahu apa yang terjadi. Kapal ini berlabuh dengan sangat cepat dan langsung menabrak dermaga. Bahkan, para awak tidak sempat membuat pengumuman sebelum berlabuh," ungkap Sean Boyleh salah satu penumpang Seastreak Wall Street seperti diberitakan dalam the Star.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
34 menit yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
39 menit yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
2 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
3 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
4 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
5 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved