Iran dukung Assad soal insiatif perdamaian
Senin, 07 Januari 2013 - 19:20 WIB
Iran dukung Assad soal insiatif perdamaian
A
A
A
Sindonews.com - Iran memberikan dukungan pada inisiatif perdamaian untuk menyelesaikan konflik internal yang diungkapkan oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad, akhir pekan lalu, di gedung Opera Suriah.
Akir pekan kemarin, Assad mengatakan, dalam waktu dekat Pemerintah Suriah akan menyerukan dialog nasional yang komperhensif dengan kelompok oposisi dan partai politik Suriah. Namun, pemerintah tidak akan pernah melakukan dialog dengan boneka barat.
"Sejalan dengan sikap mendasar yang berkaitan dengan upaya menyelesaikan krisis Suriah melalui proses politik, Iran mendukung inisiatif Presiden Suriah Bashar al-Assad yang mengusulkan rencana komprehensif untuk menyelesaikan krisis di Suriah," ujar Menteri luar negeri Iran, Ali Akbar Salehi, seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (7/1/2013).
Salehi menilai, implementasi rencana Assad dapat membuka jalan untuk membangun masa depan Suriah menjadi stabil dan cerah. Hal ini penting bagi rakyat Suriah dan kawasan Timur Tengah. Secara umum, poin usulan yang disampaikan oleh Assad sejalan dengan isi enam poin perdamaian yang diusulkan oleh Iran dan sejumlah negara Arab.
"Saya juga meminta semua pihak di Suriah, yakni kelompok oposisi, serta pihak regional dan internasional untuk menggunakan kesempatan baik ini. Inisiatif Assad akan menjadi dasar untuk merealisasikan resolusi bagi Suriah, serta mencegah penyebaran krisis yang akan membuat ketidakstabilan menyebar di kawasan,” lanjutnya.
Pertempuran antara militer dan pemberontak Suriah sampai kini masih terus berlanjut. Awal pekan lalu, PBB mengatakan jumlah korban tewas akibat konflik yang telah bergulir selama 22 bulan itu telah menyentuh angka 60 ribu jiwa.
Akir pekan kemarin, Assad mengatakan, dalam waktu dekat Pemerintah Suriah akan menyerukan dialog nasional yang komperhensif dengan kelompok oposisi dan partai politik Suriah. Namun, pemerintah tidak akan pernah melakukan dialog dengan boneka barat.
"Sejalan dengan sikap mendasar yang berkaitan dengan upaya menyelesaikan krisis Suriah melalui proses politik, Iran mendukung inisiatif Presiden Suriah Bashar al-Assad yang mengusulkan rencana komprehensif untuk menyelesaikan krisis di Suriah," ujar Menteri luar negeri Iran, Ali Akbar Salehi, seperti diberitakan dalam Presstv, Senin (7/1/2013).
Salehi menilai, implementasi rencana Assad dapat membuka jalan untuk membangun masa depan Suriah menjadi stabil dan cerah. Hal ini penting bagi rakyat Suriah dan kawasan Timur Tengah. Secara umum, poin usulan yang disampaikan oleh Assad sejalan dengan isi enam poin perdamaian yang diusulkan oleh Iran dan sejumlah negara Arab.
"Saya juga meminta semua pihak di Suriah, yakni kelompok oposisi, serta pihak regional dan internasional untuk menggunakan kesempatan baik ini. Inisiatif Assad akan menjadi dasar untuk merealisasikan resolusi bagi Suriah, serta mencegah penyebaran krisis yang akan membuat ketidakstabilan menyebar di kawasan,” lanjutnya.
Pertempuran antara militer dan pemberontak Suriah sampai kini masih terus berlanjut. Awal pekan lalu, PBB mengatakan jumlah korban tewas akibat konflik yang telah bergulir selama 22 bulan itu telah menyentuh angka 60 ribu jiwa.
(esn)