Geng pemerkosa New Delhi dikenai dakwaan berlapis

Jum'at, 04 Januari 2013 - 00:14 WIB
Geng pemerkosa New Delhi...
Geng pemerkosa New Delhi dikenai dakwaan berlapis
A A A
Sindonews.com – Geng pemerkosa seorang mahasiswi di New Delhi, India, dikenai dakwaan berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Saket, sebelah selatan New Delhi, Kamis (3/1/2013). Lima dari enam tersangka dituntut dengan dakwaan pembunuhan, perkosaan, serangan tidak wajar, penculikan, perusakan barang bukti, dan sejumlah pelanggaran lainnya.

Sederet dakwaan ini telah dianggap cukup untuk menggirim lima dari enam tersangka ke tiang gantungan. Seorang tersangka lainnya mengaku masih berusia 17 tahun. Namun, pihak berwenang India akan melakukan penyelidikan untuk menentukan usia sebenarnya dari si pelaku.

“Pengadilan akan memeriksa tuduhan pada akhir pekan ini,” ujar Hakim Surya Malik Grover. Di India, pelaku pembunuhan kerap dijatuhi hukuman mati. Akibat desakan publik, Pemerintah India pun langsung membentuk sebuah pengadilan jalur cepat untuk menangani kasus ini.

Ayah mahasiswi tersebut menyatakan, ia mendukung tekanan publik India yang meminta para pelaku dihukum gantung. "Seluruh negeri ini menuntut bahwa monster pelaku perkosaan harus digantung. Saya setuju dengan mereka," kata sang ayah di rumahnya, di Desa Mandwara Kalan, negara bagian Uttar Pradesh.

Mahsiswi yang hingga kini tak diungkapkan identitasnya itu lahir di desa tersebut. Namun kemudian, keluarganya pindah ke New Delhi. Aksi perkosaan terhadap mahasiswi ini menimbulkan kemarahan hebat di India.

Geng ini telah melakukan aksi perkosaan yang berujung pada kematian korban. Aksi perkosaan dilakukan di sebuah bus kota yang tengah melaju di New Delhi, dua pekan lalu. Mahasiswi berusia 23 tahun yang menjadi korban perkosaan itu akhirnya meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Singapura.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
2 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
3 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
6 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved