Monti akan pimpin aliansi moderat pada pemilu
Sabtu, 29 Desember 2012 - 19:42 WIB
Monti akan pimpin aliansi moderat pada pemilu
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri (PM) Italia yang sudah mengajukan permohonan diri, Mario Monti mengaku akan memimpin sebuah aliansi moderat dalam pemilu Italia yang akan berlangsung pada Februari 2013. Pernyataan yang diungkapkan Monti pada Jumat (28/12/2012) ini mengakhiri spekulasi atas masa depan politiknya dan mengkonfirmasikan upaya Monti untuk meraih masa jabatan kedua sebagai PM Italia.
Monti mengatakan, aliansi pimpinannya akan mencoba untuk melampaui batas-batas politik tradisional dan menyatukan koalisi yang luas dari faksi politik dan kelompok-kelompok masyarakat sipil dari seluruh agenda reformasi yang ditujukan untuk memperbaiki masalah yang mendalam pada sektor ekonomi Italia.
"Perpecahan tradisional antara kubu kiri-kanan memiliki nilai sejarah dan simbolis bagi negara. Tetapi, tidak menyoroti aliansi nyata, bahwa Italia membutuhkan salah satu kekuatan yang berfokus pada Eropa dan reformasi," kata Monti, setelah pertemuan dengan beberapa pemimpin politik Italia.
Monti mengundurkan diri dari jabatan sebagai PM Italia, beberapa bulan sebelum pemilu berlangsung. Ia kehilangan dukungan dari partai poros tengah pimpinan Silvio Berlusconi, Partai Kebebasan Rakyat (PDL). Monti menggantikan Berlusconi sebagai PM Italia pada November tahun lalu, saat negara itu tengah dirundung krisis ekonomi.
Hingga kini, masih banyak kalangan yang mendukung Monti untuk kembali duduk di kursi PM. Para pendukung Monti berasal dari kalangan investor, Gereja Katolik, dan para pelaku usaha. Mereka percaya, Monti bisa menjaga perekonomian Italia.
Monti mengatakan, aliansi pimpinannya akan mencoba untuk melampaui batas-batas politik tradisional dan menyatukan koalisi yang luas dari faksi politik dan kelompok-kelompok masyarakat sipil dari seluruh agenda reformasi yang ditujukan untuk memperbaiki masalah yang mendalam pada sektor ekonomi Italia.
"Perpecahan tradisional antara kubu kiri-kanan memiliki nilai sejarah dan simbolis bagi negara. Tetapi, tidak menyoroti aliansi nyata, bahwa Italia membutuhkan salah satu kekuatan yang berfokus pada Eropa dan reformasi," kata Monti, setelah pertemuan dengan beberapa pemimpin politik Italia.
Monti mengundurkan diri dari jabatan sebagai PM Italia, beberapa bulan sebelum pemilu berlangsung. Ia kehilangan dukungan dari partai poros tengah pimpinan Silvio Berlusconi, Partai Kebebasan Rakyat (PDL). Monti menggantikan Berlusconi sebagai PM Italia pada November tahun lalu, saat negara itu tengah dirundung krisis ekonomi.
Hingga kini, masih banyak kalangan yang mendukung Monti untuk kembali duduk di kursi PM. Para pendukung Monti berasal dari kalangan investor, Gereja Katolik, dan para pelaku usaha. Mereka percaya, Monti bisa menjaga perekonomian Italia.
(esn)