Iran & Afghanistan akan tingkatkan kerjasama ilmiah
Sabtu, 29 Desember 2012 - 17:33 WIB
Iran & Afghanistan akan tingkatkan kerjasama ilmiah
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Iran dan Afghanistan sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang ilmiah dan akademik. Hal ini terungkap dalam pertemuan Menteri Sains, Riset, dan Teknologi Iran Kamran Daneshjoo dengan Menteri Pendidikan Tinggi Afghanistan, Obaidullah Obaid, di Teheran, Iran, Jumat (28/12/2012).
Selama pertemuan itu, Daneshjoo menyebut kedua negara memiliki kesamaan budaya, sejarah, dan agama. “Iran siap untuk membagi pengalaman di bidang pendidikan tinggi yang tersedia ke Afghanistan. Kami siap untuk melaksanakan proyek-proyek teknis dan rekayasa gabungan yang melibatkan ahli kedua negara," kata Daneshjoo.
Menurutnya, kerjasama ini akan menguntungkan kedua negara. Daneshjoo juga menyuarakan kesiapan universitas Iran untuk memberikan beasiswa kepada siswa Afghanistan. Selain itu, Daneshjoo juga jaga mengusulkan pembentukan pusat bahasa Persia, pusat-pusat sastra, dan studi Islam di universitas-universitas di Afghanistan.
Sementara itu, Obaid memuji pertukaran ilmiah antara kedua universitas dan berharap kerjasama, khususnya di bidang pendidikan tinggi, akan lebih ditingkatkan. “Iran adalah salah satu negara donor yang paling penting bagi Afghanistan. Iran telah berjanji untuk membantu rekonstruksi negara kami pasca perang,” ujar Obaid.
Iran telah membangun beberapa jalan, jalur transmisi listrik, dan stasiun perbatasan, di antara kedua negara. Juga akan dibangun proyek infrastruktur lain, yang akan menghubungkan kedua negara. Selain itu, dalam 8 tahun terakhir, Iran telah menyumbangkan lebih dari USD 50 juta per tahun untuk pemberantasan narkotika di Afghanistan.
Selama pertemuan itu, Daneshjoo menyebut kedua negara memiliki kesamaan budaya, sejarah, dan agama. “Iran siap untuk membagi pengalaman di bidang pendidikan tinggi yang tersedia ke Afghanistan. Kami siap untuk melaksanakan proyek-proyek teknis dan rekayasa gabungan yang melibatkan ahli kedua negara," kata Daneshjoo.
Menurutnya, kerjasama ini akan menguntungkan kedua negara. Daneshjoo juga menyuarakan kesiapan universitas Iran untuk memberikan beasiswa kepada siswa Afghanistan. Selain itu, Daneshjoo juga jaga mengusulkan pembentukan pusat bahasa Persia, pusat-pusat sastra, dan studi Islam di universitas-universitas di Afghanistan.
Sementara itu, Obaid memuji pertukaran ilmiah antara kedua universitas dan berharap kerjasama, khususnya di bidang pendidikan tinggi, akan lebih ditingkatkan. “Iran adalah salah satu negara donor yang paling penting bagi Afghanistan. Iran telah berjanji untuk membantu rekonstruksi negara kami pasca perang,” ujar Obaid.
Iran telah membangun beberapa jalan, jalur transmisi listrik, dan stasiun perbatasan, di antara kedua negara. Juga akan dibangun proyek infrastruktur lain, yang akan menghubungkan kedua negara. Selain itu, dalam 8 tahun terakhir, Iran telah menyumbangkan lebih dari USD 50 juta per tahun untuk pemberantasan narkotika di Afghanistan.
(esn)