Dipertimbangkan, guru di AS bawa senjata ke sekolah
Jum'at, 28 Desember 2012 - 23:57 WIB
Dipertimbangkan, guru di AS bawa senjata ke sekolah
A
A
A
Sindonews.com – Aksi penembakan massal yang terjadi di sebuah SD di Connecticut beberapa pekan lalu telah membuat berbagai pihak di Amerika Serikat (AS) memutar otak guna mencegah tragedi seperti itu terjadi lagi. Salah satu yang dilakukan adalah mempertimbangkan kemungkinan bagi guru-guru di sekolah AS untuk membawa senjata ke sekolah.
Seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (28/12/2012), sejumlah negara bagian di AS sedang mempertimbangkan kemungkinan itu. Negara-negara bagian ini juga berencana untuk memberikan latihan penggunaan senjata api bagi para guru.
Jaksa Agung Arizona, Tom Horne mengaku sedang sibuk menyusun undang-undang untuk memastikan para guru secara hukum bisa melakukannya.
"Proposal ini berisi aturan, adalah bahwa setiap sekolah yang ingin melakukannya dapat menunjuk Kepala Sekolah atau guru lain yang ditunjuk untuk menerima pelatihan dalam penggunaan senjata api dan bagaimana untuk menangani keadaan darurat seperti apa yang terjadi di Newtown," katanya.
“Idealnya, harus ada petugas polisi bersenjata di setiap sekolah. Namun, karena pertimbangan anggaran, ini tidak mungkin dilaksanakan, sehingga pelatihan guru yang ditunjuk untuk menangani senjata api adalah solusi terbaik," lanjut Horne.
Sejumlah politisi pendukung hak kepemilikan senjata api di Florida, Minnesota, Oregon, South Dakota, dan Tennessee juga telah bersumpah untuk mengusulkan undang-undang yang memungkinkan para guru membawa senjata ke sekolah dalam beberapa bulan mendatang.
Seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (28/12/2012), sejumlah negara bagian di AS sedang mempertimbangkan kemungkinan itu. Negara-negara bagian ini juga berencana untuk memberikan latihan penggunaan senjata api bagi para guru.
Jaksa Agung Arizona, Tom Horne mengaku sedang sibuk menyusun undang-undang untuk memastikan para guru secara hukum bisa melakukannya.
"Proposal ini berisi aturan, adalah bahwa setiap sekolah yang ingin melakukannya dapat menunjuk Kepala Sekolah atau guru lain yang ditunjuk untuk menerima pelatihan dalam penggunaan senjata api dan bagaimana untuk menangani keadaan darurat seperti apa yang terjadi di Newtown," katanya.
“Idealnya, harus ada petugas polisi bersenjata di setiap sekolah. Namun, karena pertimbangan anggaran, ini tidak mungkin dilaksanakan, sehingga pelatihan guru yang ditunjuk untuk menangani senjata api adalah solusi terbaik," lanjut Horne.
Sejumlah politisi pendukung hak kepemilikan senjata api di Florida, Minnesota, Oregon, South Dakota, dan Tennessee juga telah bersumpah untuk mengusulkan undang-undang yang memungkinkan para guru membawa senjata ke sekolah dalam beberapa bulan mendatang.
(esn)