Jepang akan memulai kembali pembicaraan damai dengan Rusia
Jum'at, 28 Desember 2012 - 21:02 WIB
Jepang akan memulai kembali pembicaraan damai dengan Rusia
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri (PM) Jepang yang baru terpilih, Shinzo Abe telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk memulai kembali pembicaraan mengenai perjanjian perdamaian yang terhambat oleh sengketa wilayah sejak Perang Dunia II. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat Jepang, Jumat (28/12/2012).
Seperti dikutip dari Rappler, dalam percakapan telepon 20 menit, Abe juga dilaporkan setuju untuk mengunjungi Rusia pada 2013 mendatang. “Dalam percakapan itu, Abe mengatakan kepada Putin, bahwa kedua negara harus bekerja keras untuk menemukan solusi yang saling dapat diterima soal sengketa pulau,” kata pejabat itu.
Rusia dan Jepang telah lama berselisih atas kepulauan Kuril selatan, wilayah yang disita oleh pasukan Uni Soviet di hari-hari terakhir Perang Dunia II. Saat itu, pasukan Uni Soviet mengusir penduduk Jepang yang menghuni kepulauan tersebut. Hingga kini, Jepang menyebut kepulauan Kuril sebagai wilayah Utara.
Sengketa ini telah mencegah kedua negara untuk meneken perjanjian damai pasca perang. “Putin mengatakan kepada Abe, bahwa ada kebutuhan untuk menginstruksikan Kementerian Luar Negeri kedua negara untuk mengaktifkan proses mengenai perjanjian perdamaian," lanjut pejabat tersebut.
PM Jepang sebelum Abe, Yoshihiko Noda telah berencana untuk mengunjungi Rusia pada awal Desember lalu. Tapi, perjalanan itu dibatalkan karena ada masalah dengan kesehatan Putin. Namun, laporan itu dibantah oleh Rusia. Juru Bicara Putin mengatakan, perjalanan belum secara definitif dijadwalkan dan bahwa hal itu bisa terjadi pada Januari 2013.
Seperti dikutip dari Rappler, dalam percakapan telepon 20 menit, Abe juga dilaporkan setuju untuk mengunjungi Rusia pada 2013 mendatang. “Dalam percakapan itu, Abe mengatakan kepada Putin, bahwa kedua negara harus bekerja keras untuk menemukan solusi yang saling dapat diterima soal sengketa pulau,” kata pejabat itu.
Rusia dan Jepang telah lama berselisih atas kepulauan Kuril selatan, wilayah yang disita oleh pasukan Uni Soviet di hari-hari terakhir Perang Dunia II. Saat itu, pasukan Uni Soviet mengusir penduduk Jepang yang menghuni kepulauan tersebut. Hingga kini, Jepang menyebut kepulauan Kuril sebagai wilayah Utara.
Sengketa ini telah mencegah kedua negara untuk meneken perjanjian damai pasca perang. “Putin mengatakan kepada Abe, bahwa ada kebutuhan untuk menginstruksikan Kementerian Luar Negeri kedua negara untuk mengaktifkan proses mengenai perjanjian perdamaian," lanjut pejabat tersebut.
PM Jepang sebelum Abe, Yoshihiko Noda telah berencana untuk mengunjungi Rusia pada awal Desember lalu. Tapi, perjalanan itu dibatalkan karena ada masalah dengan kesehatan Putin. Namun, laporan itu dibantah oleh Rusia. Juru Bicara Putin mengatakan, perjalanan belum secara definitif dijadwalkan dan bahwa hal itu bisa terjadi pada Januari 2013.
(esn)