Puluhan warga London kutuk kejahatan Israel atas Palestina
Jum'at, 28 Desember 2012 - 19:39 WIB
Puluhan warga London kutuk kejahatan Israel atas Palestina
A
A
A
Sindoonews.com – Di tengah hujan salju ringan pada musim dingin kali ini, puluhan pendukung Palestina yang terdiri dari beberapa kelompok massa, berkumpul di depan Kedutaan Besar Israel di London, Inggris, Kamis (27/12/2012).
Mereka menggelar unjuk rasa memprotes kekejaman militer Isreal dalam Operasi Benteng Pertahanan Israel, sekaligus memperingati tahun ke-4 kejahatan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap penduduk Palestina.
"Israel harus segera menghapus blokade yang terjadi di Gaza. Blokade itu telah membuat 1,6 juta penduduk Gaza seperti hidup di sebuah penjara besar selama 8 tahun terakhir. Tidak hanya itu, mereka semua kini hidup dalam kemiskinan," protes para pengunjukrasa seperti diberitakan dalam Presstv.
"Isreal harus mengakhir politik apartheid. Zionis memang memiliki hak untuk berkuasa, tapi itu di atas wilayah Tanah Suci. Mereka harus mengakhiri blokade Gaza," ungkap salah satu kelompok pendemo yang menamakan diri mereka Orthodox Jews United Against Zionism (NKUSA).
Setiap tanggal 27 Desember memang dijadikan hari peringatakan atas kekejaman serangan Israel terahadap warga Gaza pada Desember 2008 - Januari 2009. Dalam serangan yang berlangusung selama 22 hari itu, 1.430 warga Palestina tewas, karena tentara Israel menyerang mereka dengan mengunakan bom fosfor.
Mereka menggelar unjuk rasa memprotes kekejaman militer Isreal dalam Operasi Benteng Pertahanan Israel, sekaligus memperingati tahun ke-4 kejahatan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap penduduk Palestina.
"Israel harus segera menghapus blokade yang terjadi di Gaza. Blokade itu telah membuat 1,6 juta penduduk Gaza seperti hidup di sebuah penjara besar selama 8 tahun terakhir. Tidak hanya itu, mereka semua kini hidup dalam kemiskinan," protes para pengunjukrasa seperti diberitakan dalam Presstv.
"Isreal harus mengakhir politik apartheid. Zionis memang memiliki hak untuk berkuasa, tapi itu di atas wilayah Tanah Suci. Mereka harus mengakhiri blokade Gaza," ungkap salah satu kelompok pendemo yang menamakan diri mereka Orthodox Jews United Against Zionism (NKUSA).
Setiap tanggal 27 Desember memang dijadikan hari peringatakan atas kekejaman serangan Israel terahadap warga Gaza pada Desember 2008 - Januari 2009. Dalam serangan yang berlangusung selama 22 hari itu, 1.430 warga Palestina tewas, karena tentara Israel menyerang mereka dengan mengunakan bom fosfor.
(esn)