9 pengawal Menkeu Irak ditangkap
Jum'at, 21 Desember 2012 - 19:34 WIB
9 pengawal Menkeu Irak ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Sembilan anggota pengawal Menteri Keuangan Irak, Rafa al-Essawi ditahan atas tuduhan terorisme. Komandan pengawal Menkeu Irak telah mengaku melakukan tindakan terorisme, yang berarti ia telah melakukan aksi pemboman dan pembunuhan.
“Sembilan pengawal Essawi ditahan di bawah hukum anti terorisme Irak dan semua perintah penangkapan yang diperlukan telah diperoleh,” kata Juru Bicara Dewan Tinggi Yudisial Irak, Abdelsattar Bayraqdar, Jumat (21/12/2012), seperti dikutip dari NEWS.com.au.
Penangkapan ini dilakukan sebagai respon dari sikap Essawi yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki. Essawi juga mengancam akan kembali menghidupkan perseteruan sekuler di negara itu, antara Sunni dan Syiah.
"Saya menyerukan kepada Perdana Menteri untuk mengundurkan diri, karena ia tidak berperilaku seperti pemimpin negara," kata Essawi dalam konferensi pers bersama Ketua Parlemen Irak Osama al-Nujaifi dan Wakil Perdana Menteri Saleh al-Mutlak.
Essawi sendiri menyebut penangkapan ini sebagai suatu tindakan ilegal dan tanpa perintah pengadilan. Essawi memiliki 150 pengawal yang ditempatkan di rumah dan kantornya. Hingga kini, belum ada pernyataan dari kantor Perdana Menteri Irak atas peristiwa ini.
“Sembilan pengawal Essawi ditahan di bawah hukum anti terorisme Irak dan semua perintah penangkapan yang diperlukan telah diperoleh,” kata Juru Bicara Dewan Tinggi Yudisial Irak, Abdelsattar Bayraqdar, Jumat (21/12/2012), seperti dikutip dari NEWS.com.au.
Penangkapan ini dilakukan sebagai respon dari sikap Essawi yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki. Essawi juga mengancam akan kembali menghidupkan perseteruan sekuler di negara itu, antara Sunni dan Syiah.
"Saya menyerukan kepada Perdana Menteri untuk mengundurkan diri, karena ia tidak berperilaku seperti pemimpin negara," kata Essawi dalam konferensi pers bersama Ketua Parlemen Irak Osama al-Nujaifi dan Wakil Perdana Menteri Saleh al-Mutlak.
Essawi sendiri menyebut penangkapan ini sebagai suatu tindakan ilegal dan tanpa perintah pengadilan. Essawi memiliki 150 pengawal yang ditempatkan di rumah dan kantornya. Hingga kini, belum ada pernyataan dari kantor Perdana Menteri Irak atas peristiwa ini.
(esn)