Guru di Harrold diizinkan bawa senjata ke sekolah
Jum'at, 21 Desember 2012 - 18:06 WIB
Guru di Harrold diizinkan bawa senjata ke sekolah
A
A
A
Sindonews.com – Penembakan massal di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut, akhir pekan lalu telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat Amerika Serikat (AS). Sejumlah sekolah di negara itu memperketat penjagaan dengan menyewa petugas keamanan swasta.
Namun, tak semua sekolah bisa menerapkan hal itu. Sebuah sekolah di Kota Harrold, kota kecil di negara bagian Texas tak memiliki dana untuk menyewa penjaga keamanan swasta. Karenanya, sekolah pun mengizinkan sejumlah guru untuk membawa senjata api ke sekolah.
"Kami tidak memiliki uang untuk penjaga keamanan, tapi ini adalah solusi yang lebih baik," kata Inspektur David Thweatt dari kantor Sheriff setempat seperti dikutip dari Iol.co.za, Kamis (20/12/2012). Dengan sepengetahuan kantor Sheriff, Dewan sekolah memperbolehkan sejumlah guru membawa senjata ke sekolah.
“Penyerang bisa melepaskan tembakan pada seorang penjaga sekolah yang terlihat memiliki senjata di pinggangnya. Tapi, guru-guru sekolah kami menyembunyikan senjata dan menjalani pelatihan yang efektif. Mereka dapat melindungi anak-anak kami,” lanjut Thweatt.
Hukum di negara bagian Texas melarang senjata di sekolah, kecuali Dewan Sekolah telah memberikan otorisasi tertulis. Arizona dan enam negara bagian lain memiliki hukum yang serupa, dengan pengecualian bagi orang-orang yang memiliki izin untuk membawa senjata tersembunyi.
Salah satu dampak dari aksi penembakan di Connecticut, sejumlah anggota parlemen dari berbagai negara bagian, seperti Oklahoma, Missouri, Minnesota, South Dakota, dan Oregon mengaku tengah
mempertimbangkan undang-undang yang memungkinkan guru dan administrator sekolah untuk membawa senjata api ke sekolah.
Namun, tak semua sekolah bisa menerapkan hal itu. Sebuah sekolah di Kota Harrold, kota kecil di negara bagian Texas tak memiliki dana untuk menyewa penjaga keamanan swasta. Karenanya, sekolah pun mengizinkan sejumlah guru untuk membawa senjata api ke sekolah.
"Kami tidak memiliki uang untuk penjaga keamanan, tapi ini adalah solusi yang lebih baik," kata Inspektur David Thweatt dari kantor Sheriff setempat seperti dikutip dari Iol.co.za, Kamis (20/12/2012). Dengan sepengetahuan kantor Sheriff, Dewan sekolah memperbolehkan sejumlah guru membawa senjata ke sekolah.
“Penyerang bisa melepaskan tembakan pada seorang penjaga sekolah yang terlihat memiliki senjata di pinggangnya. Tapi, guru-guru sekolah kami menyembunyikan senjata dan menjalani pelatihan yang efektif. Mereka dapat melindungi anak-anak kami,” lanjut Thweatt.
Hukum di negara bagian Texas melarang senjata di sekolah, kecuali Dewan Sekolah telah memberikan otorisasi tertulis. Arizona dan enam negara bagian lain memiliki hukum yang serupa, dengan pengecualian bagi orang-orang yang memiliki izin untuk membawa senjata tersembunyi.
Salah satu dampak dari aksi penembakan di Connecticut, sejumlah anggota parlemen dari berbagai negara bagian, seperti Oklahoma, Missouri, Minnesota, South Dakota, dan Oregon mengaku tengah
mempertimbangkan undang-undang yang memungkinkan guru dan administrator sekolah untuk membawa senjata api ke sekolah.
(esn)