Pemerintah Yaman restrukturisasi unit militer
Kamis, 20 Desember 2012 - 18:02 WIB
Pemerintah Yaman restrukturisasi unit militer
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi mengelurkan sebuah dekrit yang menghapus dua unit dalam tubuh Angkatan Bersenjata Yaman, Rabu (19/12/2012). Pemangkasan ini dilakukan guna meningkatkan stabilitas keamanan dan mengurangi persaingan poitik di Yaman.
Pemerintah Yaman memutuskan menghapus Pasukan Garda Republik dan Divisi Pertama Pasukan Lapis Baja. "Pemerintah memutuskan untuk merestrukturisasi satuan tentara Yaman menjadi empat unit, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pasukan Penjaga Perbatasan," ungkap Hadi, seperti diberitakan dalam Reuters, Kamis (20/12/2012).
Restrukturisasi ini terjadi setelah Komandan Pasukan Garda Republik, Brigadir Jenderal Ahmed Saleh, pada awal bulan ini menolak perintah untuk menyerahkan rudal jarak jauh kepada Departemen Pertahanan Yaman.
Saleh adalah putra mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh yang menyerahkan kekuasaannya kepada Presiden Hadi, Februari lalu.
Sikap Saleh ini membuat pemerintah Yaman khwatir akan menimbulkan bibit pertikaian yang mengancam Pemerintah Yaman dan juga reformasi politik yang sedang diupayakan. Pasalnya, sebagai pasukan militer utama Yaman, Unit Garda Republik dipersenjatai dengan senjata-senjata terbaik.
Reformasi politik di Yaman merupakan bagian dari kesepakatan penting dan bertujuan untuk mencegah perpecahan internal dan tantangan gerakan separatis al-Qaeda di Semenanjung arab.
Pemerintah Yaman memutuskan menghapus Pasukan Garda Republik dan Divisi Pertama Pasukan Lapis Baja. "Pemerintah memutuskan untuk merestrukturisasi satuan tentara Yaman menjadi empat unit, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pasukan Penjaga Perbatasan," ungkap Hadi, seperti diberitakan dalam Reuters, Kamis (20/12/2012).
Restrukturisasi ini terjadi setelah Komandan Pasukan Garda Republik, Brigadir Jenderal Ahmed Saleh, pada awal bulan ini menolak perintah untuk menyerahkan rudal jarak jauh kepada Departemen Pertahanan Yaman.
Saleh adalah putra mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh yang menyerahkan kekuasaannya kepada Presiden Hadi, Februari lalu.
Sikap Saleh ini membuat pemerintah Yaman khwatir akan menimbulkan bibit pertikaian yang mengancam Pemerintah Yaman dan juga reformasi politik yang sedang diupayakan. Pasalnya, sebagai pasukan militer utama Yaman, Unit Garda Republik dipersenjatai dengan senjata-senjata terbaik.
Reformasi politik di Yaman merupakan bagian dari kesepakatan penting dan bertujuan untuk mencegah perpecahan internal dan tantangan gerakan separatis al-Qaeda di Semenanjung arab.
(esn)