Setelah Habibie, kini Zainuddin hina Gus Dur
Kamis, 20 Desember 2012 - 16:54 WIB
Setelah Habibie, kini Zainuddin hina Gus Dur
A
A
A
Sindonews.com – Mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainuddin Maidin kembali berulah. Setelah sempat menghina mantan Presiden RI BJ Habibie, kini pria yang akrab disebut Zam itu menghina Presiden ke empat RI, Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa Gus Dur.
Zam menuding Gus Dur sebagai biang kerok. Lewat blog-nya, Zam menuduh Habibie dan Gus Dur memiliki kaitan dengan demonstrasi menuntut reformasi di Indonesia pada 1998 silam. Bukan hanya kedua tokoh itu, Zam juga menuduh mantan Ketua MPR RI Amien Rais turut andil bagian dalam demonstrasi itu.
Pada blog pribadinya, zamkata.blogspot.com, Zam yang tergabung dalam keanggotaan Partai Umno itu mengeluarkan tuduhan miring terhadap Gus Dur. Di blognya, Zam menulis, “Demonstrasi reformasi hasil konspirasi Habibie, Amien Rais, dan Gus Dur". Tuduhan ini ditampilkan oleh Zam pada blog-nya, Rabu 19 Desember 2012.
Dirinya pun menilai, Indonesia tengah tenggelam dalam euforia demokrasi. Dalam tulisan singkatnya, Zam juga menyertakan ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang melakukan kunjungan ke Malaysia, Selasa 18 Desember lalu.
"Berhentilah memprojekkan identitas global yang bukannya jati diri sendiri," Inilah mesejnya yang jelas kepada masyarakat Indonesia yang sedang tenggelam dalam euphoria demokrasi." tulis Zainudin melalui blognya.
Tidak hanya itu, pria yang menjabat sebagai Menteri Penerangan Malaysia di masa pemerintahan Perdana Menteri Abdullah Badawi tersebut, juga melontarkan nada rasis kepada masyarakat China di Malaysia. Menurutnya, warga China di Malaysia bermaksud mengikuti Anwar Ibrahim yang dituduhnya lebih mengutamakan kekerasan.
"Indonesia mahu menghentikannya dan kita mahu memulakannya dengan ajaran Anwar Ibrahim. Orang Cina telah mulai meniru budaya ini dan akibatnya suatu masa nanti akan menimpa diri mereka sendiri. Sayangilah perniagaan anda!," lanjut Zam dalam blog-nya. Guna mendukung pendapatnya, Zam pun menambahkan foto-foto mengenai protes Bersih di Malaysia, yang berlangsung ricuh.
Zam memang seolah terus memancing emosi rakyat Indonesia. Sebelumnya, pendapat pribadi Zam telah melukai bangsa Indonesia, setelah ia menghina Habibie dengan sebutan pengkhianat bangsa dan anjing imperialisme.
Namun, sebuah komentar menanggapi tulisan di blog tersebut memperingatkan Zam atas tanggapan Habibie mengenai tulisan yang menghinanya beberapa waktu lalu.
Komentar yang ditulis oleh Imam Faisal Ruslan pada 20 Desember 2012 pukul 09.51 itu bertuliskan, "Pak, ini kata pak Habibie menanggapi tulisan bapak yang gak lebih bagus dari tulisannya Dr. Seuss, anda kenal Dr. Seuss? penulis cerita anak-anak”.
"Kalau ada yang menghina Anda, anggap saja sebagai pujian, bahwa dia berjam-jam memikirkan anda, sedangkan anda tak sedetikpun memikirkan Anda" – Habibie. Silahkan direnungkan, banyak baca banyak berdoa ya pak, salam”.
Zam menuding Gus Dur sebagai biang kerok. Lewat blog-nya, Zam menuduh Habibie dan Gus Dur memiliki kaitan dengan demonstrasi menuntut reformasi di Indonesia pada 1998 silam. Bukan hanya kedua tokoh itu, Zam juga menuduh mantan Ketua MPR RI Amien Rais turut andil bagian dalam demonstrasi itu.
Pada blog pribadinya, zamkata.blogspot.com, Zam yang tergabung dalam keanggotaan Partai Umno itu mengeluarkan tuduhan miring terhadap Gus Dur. Di blognya, Zam menulis, “Demonstrasi reformasi hasil konspirasi Habibie, Amien Rais, dan Gus Dur". Tuduhan ini ditampilkan oleh Zam pada blog-nya, Rabu 19 Desember 2012.
Dirinya pun menilai, Indonesia tengah tenggelam dalam euforia demokrasi. Dalam tulisan singkatnya, Zam juga menyertakan ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang melakukan kunjungan ke Malaysia, Selasa 18 Desember lalu.
"Berhentilah memprojekkan identitas global yang bukannya jati diri sendiri," Inilah mesejnya yang jelas kepada masyarakat Indonesia yang sedang tenggelam dalam euphoria demokrasi." tulis Zainudin melalui blognya.
Tidak hanya itu, pria yang menjabat sebagai Menteri Penerangan Malaysia di masa pemerintahan Perdana Menteri Abdullah Badawi tersebut, juga melontarkan nada rasis kepada masyarakat China di Malaysia. Menurutnya, warga China di Malaysia bermaksud mengikuti Anwar Ibrahim yang dituduhnya lebih mengutamakan kekerasan.
"Indonesia mahu menghentikannya dan kita mahu memulakannya dengan ajaran Anwar Ibrahim. Orang Cina telah mulai meniru budaya ini dan akibatnya suatu masa nanti akan menimpa diri mereka sendiri. Sayangilah perniagaan anda!," lanjut Zam dalam blog-nya. Guna mendukung pendapatnya, Zam pun menambahkan foto-foto mengenai protes Bersih di Malaysia, yang berlangsung ricuh.
Zam memang seolah terus memancing emosi rakyat Indonesia. Sebelumnya, pendapat pribadi Zam telah melukai bangsa Indonesia, setelah ia menghina Habibie dengan sebutan pengkhianat bangsa dan anjing imperialisme.
Namun, sebuah komentar menanggapi tulisan di blog tersebut memperingatkan Zam atas tanggapan Habibie mengenai tulisan yang menghinanya beberapa waktu lalu.
Komentar yang ditulis oleh Imam Faisal Ruslan pada 20 Desember 2012 pukul 09.51 itu bertuliskan, "Pak, ini kata pak Habibie menanggapi tulisan bapak yang gak lebih bagus dari tulisannya Dr. Seuss, anda kenal Dr. Seuss? penulis cerita anak-anak”.
"Kalau ada yang menghina Anda, anggap saja sebagai pujian, bahwa dia berjam-jam memikirkan anda, sedangkan anda tak sedetikpun memikirkan Anda" – Habibie. Silahkan direnungkan, banyak baca banyak berdoa ya pak, salam”.
(esn)