Uni Eropa kecam serangan Israel ke kantor LSM Palestina
Rabu, 19 Desember 2012 - 17:14 WIB
Uni Eropa kecam serangan Israel ke kantor LSM Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Misi Uni Eropa di Yerusalem dan Ramallah mengaku sangat prihatin dengan adanya serangan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Israel terhadap tiga kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Palestina yang berbasis di Ramallah.
"Serbuan oleh pasukan Israel ke kota-kota Palestina, di mana Otoritas Palestina berada di bawah Kesepakatan Oslo, mengasumsikan kekuasaan dan tanggung jawab untuk keamanan internal dan ketertiban umum. Serangan ini dimasukan dalam bahaya bagi upaya pembangunan lembaga Palestina," kata pernyataan Misi Uni Eropa, seperti dikutip dari kantor berita WAFA, Rabu (19/12/2012).
Pada 11 Desember lalu, tentara Israel menyerbu tiga kantor LSM Palestina, yaitu kantor Dukungan Narapidana Addameer dan Asosiasi Hak Asasi Manusia, Uni Komite Perempuan Palestina (UPWC), dan Jaringan LSM Palestina (PnGO).
Dalam serangan itu, tentara Israel mengobrak-abrik kantor dan mengambil file-file dalam komputer milik ketiga LSM itu. Menurut Misi Uni Eropa, ketiga LSM Palestina ini telah menerapkan proyek kerjasama dengan Uni Eropa dan beberapa negara anggota Uni Eropa.
"Misi Uni Eropa di Yerusalem dan Ramallah melihat masyarakat sipil Palestina sebagai mitra penting dalam proyek bersama membangun negara demokrasi," lanjut pernyataan tersebut.
"Serbuan oleh pasukan Israel ke kota-kota Palestina, di mana Otoritas Palestina berada di bawah Kesepakatan Oslo, mengasumsikan kekuasaan dan tanggung jawab untuk keamanan internal dan ketertiban umum. Serangan ini dimasukan dalam bahaya bagi upaya pembangunan lembaga Palestina," kata pernyataan Misi Uni Eropa, seperti dikutip dari kantor berita WAFA, Rabu (19/12/2012).
Pada 11 Desember lalu, tentara Israel menyerbu tiga kantor LSM Palestina, yaitu kantor Dukungan Narapidana Addameer dan Asosiasi Hak Asasi Manusia, Uni Komite Perempuan Palestina (UPWC), dan Jaringan LSM Palestina (PnGO).
Dalam serangan itu, tentara Israel mengobrak-abrik kantor dan mengambil file-file dalam komputer milik ketiga LSM itu. Menurut Misi Uni Eropa, ketiga LSM Palestina ini telah menerapkan proyek kerjasama dengan Uni Eropa dan beberapa negara anggota Uni Eropa.
"Misi Uni Eropa di Yerusalem dan Ramallah melihat masyarakat sipil Palestina sebagai mitra penting dalam proyek bersama membangun negara demokrasi," lanjut pernyataan tersebut.
(esn)