Iran warning Barat tidak politisasi nuklir
Selasa, 18 Desember 2012 - 19:49 WIB
Iran warning Barat tidak politisasi nuklir
A
A
A
Sindonews.com - Juru Bicara Kementeri Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast mengatakan, negara Barat menekan Iran dengan mempolitisasi masalah pengelolaan nuklir Iran.
"Negara Barat telah membesar-besarkan masalah teknis dan legalitas hukum pengelolaan nuklir Iran. Padahal masalah nuklir Iran sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara yang mudah," ungkap Mehmanparast.
"Jika program nuklir Iran telah menggunakan sebuah pendekatan yang legal. Kami bisa membuat sebuah kesimpulan dengan cepat karena sebagai negara penandatangan perjanjian nuklir non poliferasi Iran jelas telah mengikuti semua aturan yang jelas telah ditetapkan," ungkap Menteri Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast seperti dilansir kantor berita FARS, Selasa (18/12).
Amerika Serikat dan sekutunya berulang-ulang menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Sementara mereka tidak pernah menyodorkan bukti nyata yang menguatkan tuduhan mereka.
Sebagai negara penandatangan perjanjian nuklir non poliferasi, Iran hanya mengembangkan nuklir untuk kepentingan sipil. Iran mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir karena menyadari sumber daya alam mineral yang tidak dapat diperbarui pada akhirnya akan habis.
"Negara Barat telah membesar-besarkan masalah teknis dan legalitas hukum pengelolaan nuklir Iran. Padahal masalah nuklir Iran sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara yang mudah," ungkap Mehmanparast.
"Jika program nuklir Iran telah menggunakan sebuah pendekatan yang legal. Kami bisa membuat sebuah kesimpulan dengan cepat karena sebagai negara penandatangan perjanjian nuklir non poliferasi Iran jelas telah mengikuti semua aturan yang jelas telah ditetapkan," ungkap Menteri Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast seperti dilansir kantor berita FARS, Selasa (18/12).
Amerika Serikat dan sekutunya berulang-ulang menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Sementara mereka tidak pernah menyodorkan bukti nyata yang menguatkan tuduhan mereka.
Sebagai negara penandatangan perjanjian nuklir non poliferasi, Iran hanya mengembangkan nuklir untuk kepentingan sipil. Iran mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir karena menyadari sumber daya alam mineral yang tidak dapat diperbarui pada akhirnya akan habis.
(esn)