Iran & sejumlah negara kecam pembantaian di AS

Minggu, 16 Desember 2012 - 18:22 WIB
Iran & sejumlah negara...
Iran & sejumlah negara kecam pembantaian di AS
A A A
Sindonews.com - Sejumlah Pemimpin dunia Internasional mengucapkan belasungkawa terhadap para keluarga korban pembantaian di Sekolah Dasar Sandy Hook, di Newtown, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Sabtu (15/12/2012).

"Kami sangat bersimpati pada keluarga korban yang tewas dalam insiden tragis ini dan mengecam aksi pembunuhan pada orang-orang yang tidak bersalah di seluruh dunia," ungkap Ramin Mehmanparast, Menteri Luar Negeri Iran, seperti diberitakan dalam the star, Minggu (16/12/2012).

Mehmanparast mengatakan, tidak ada perbedaan antara korban tewas akibat serangan senjata di Gaza, AS, Afghanistan, Pakistan, Afghanistan, Irak maupun Suriah. Semuanya sama-sama menyerang aspek kemanusiaan. "Semua orang harus berjuang untuk membangun sebuah perdamaian, keamanan, dan ketenangan bagi semua orang dari seluruh dunia," imbuh Mehmanparast.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu juga mengirimkan sebuah surat kepada Presiden, AS Barack Obama. "Saya mengutuk pembantaian biadab atas anak-anak tak berdosa dan orang dewasa di Sekolah Dasar Sandy Hook di Connecticut. Kami di Israel juga telah merasakan pembantaian kejam seperti itu dan kami bisa merasakan keterkejutan dan kengerian atas aksi pembantaian tersebut," tutur Netanyahu dalam suratnya.

Sementara itu, Tarcisio Bertone Sekertaris Negara Vatikan mengatakan, Paus Benediktus mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. "Sebagai akhir dari tragedi ini, Paus Benediktus akan meminta Allah Bapa kita agar menghibur semua orang yang berkabung dan mempertahankan iman yang akan memberikan kita kemenangan dengan memberikan pengampunan, harapan, dan cinta yang mendamaikan," ungkap Bertone.

Sejumlah ucapan belasungkawa dan perasaan ngeri atas serangan membabi buta yang dilakukan oleh Adam Lanza (20) juga datang dan Jerman, Prancis, Inggris, Norwegia dan sejumlah negara Eropa lainya. Sejumlah pendapat dari negara Eropa mengatakan, tingginya angka penembakan di AS disebabkan oleh tingginya angka kepemilikan senjata di kalangan warga AS.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
59 menit yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
1 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
3 jam yang lalu
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
4 jam yang lalu
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved