Brigades of National Unity deklarasikan intifada ketiga lawan Israel
Minggu, 16 Desember 2012 - 16:07 WIB
Brigades of National Unity deklarasikan intifada ketiga lawan Israel
A
A
A
Sindonews.com - Sekelompok pria bertopeng yang berasal dari beberapa faksi Palestina di Hebron memplokamirkan berdirinya Brigades of National Unity, sekaligus dimulainya perjuangan intifada melawan Isreal, Sabtu (15/12/2012).
"Kami memutuskan untuk meluncurkan gerakan intifada ketiga di jantung Kota Hebron dan diharapkan meluas ke seluruh wilayah Palestina. Kami tidak akan segan-segan menangkap atau membunuh pasukan pertahanan Isreal, jika mereka mencoba menangkap atau membunuh warga Palestina," ungkap Juru Bicara Brigades of National Unity dalam sebuah video yang diunduh ke beberapa web Palestina, seperti diberitakan dalam Jpost, Minggu (16/12/2012).
Juru Bicara kelompok yang merupakan anggota Fatah, Hamas, dan Kelompok Jihad Islam untuk pembebasan Palestina mengaku tak rela melihat Israel melakukan pelanggaran wilayah. "Meskipun kami mendukung peningkatan status Palestina di PBB, tapi kami tidak akan menyerahkan satu inci pun tanah Palestina, dari sungai hingga ke laut pad Israel," lajutnya.
"Brigades of National Unity akan melajutkan perjuangan untuk mengusir penjajahan dan memerdekakan seluruh tanah Palestina," tambah juru bicara tersebut.
Pria bertopeng tersebut juga mengancam akan terus menyerang Israel dengan kekuatan dan tangan besi, jika Israel tidak menghentikan agresi terhadap rakyat Palestina.
"Kami menuntut agar Isreal menghapus semua pos pemeriksaan dan penghalang di wilayah Tepi Barat, serta membebaskan semua warga Palestina dari penjara Israel dan menarik diri sepenuhnya dari wilayah pendudukan. Kami juga menuntut Isreal tidak menahan dana pemerintah otoritas palestina dan membuka kembali jalur perbatasan," pungkas Juru Bicara Brigades of National Unity.
"Kami memutuskan untuk meluncurkan gerakan intifada ketiga di jantung Kota Hebron dan diharapkan meluas ke seluruh wilayah Palestina. Kami tidak akan segan-segan menangkap atau membunuh pasukan pertahanan Isreal, jika mereka mencoba menangkap atau membunuh warga Palestina," ungkap Juru Bicara Brigades of National Unity dalam sebuah video yang diunduh ke beberapa web Palestina, seperti diberitakan dalam Jpost, Minggu (16/12/2012).
Juru Bicara kelompok yang merupakan anggota Fatah, Hamas, dan Kelompok Jihad Islam untuk pembebasan Palestina mengaku tak rela melihat Israel melakukan pelanggaran wilayah. "Meskipun kami mendukung peningkatan status Palestina di PBB, tapi kami tidak akan menyerahkan satu inci pun tanah Palestina, dari sungai hingga ke laut pad Israel," lajutnya.
"Brigades of National Unity akan melajutkan perjuangan untuk mengusir penjajahan dan memerdekakan seluruh tanah Palestina," tambah juru bicara tersebut.
Pria bertopeng tersebut juga mengancam akan terus menyerang Israel dengan kekuatan dan tangan besi, jika Israel tidak menghentikan agresi terhadap rakyat Palestina.
"Kami menuntut agar Isreal menghapus semua pos pemeriksaan dan penghalang di wilayah Tepi Barat, serta membebaskan semua warga Palestina dari penjara Israel dan menarik diri sepenuhnya dari wilayah pendudukan. Kami juga menuntut Isreal tidak menahan dana pemerintah otoritas palestina dan membuka kembali jalur perbatasan," pungkas Juru Bicara Brigades of National Unity.
(esn)