Ditemukan 670 titik rawan di terowongan Sasago
Jum'at, 14 Desember 2012 - 20:27 WIB
Ditemukan 670 titik rawan di terowongan Sasago
A
A
A
Sindonews.com - Pejabat Central Expressway Nippon Co (NEXCO), yang mengoperasikan terowongan Sasago di Prefektur Yamanashi, Jepang, menemukan 670 titik rawan di terowongan yang runtuh pada awal bulan ini. Ratusan titik rawan ini ditemukan setelah dilakukan inspeksi menyeluruh oleh NEXCO.
“Baut yang menempelkan panel langit-langit ke terowongan yang memiliki panjang hampir 5 km, ditemukan berkarat atau longgar di 632 titik. Sementara di bagian atas terowongan, ditemukan sejumlah retakan. Secara total, ada 670 titik rawan,” ujar seorang Juru Bicara NEXCO, seperti dikutip dari Japan Today, Jumat (14/12/2012).
Juru bicara itu menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut. Ia mengatakan, perusahaan berada di bawah penyelidikan polisi. Setelah kecelakaan di jalur masuk terowongan, yang menyebabkan 9 orang tewas itu, Pemerintah Jepang memang langsung memerintahkan NEXCO untuk memeriksa terowongan Sasago dan terowongan lainnya, terutama di bagian panel langit-langit.
Rekaman cctv di dalam terowongan memperlihatkan, saat terjadi bencana, panel beton penyangga langit-langit terowongan runtuh dan membentuk huruf “V”. Sasago sendiri adalah salah satu terowongan terpanjang di Jepang dan sudah berusia puluhan tahun.
“Baut yang menempelkan panel langit-langit ke terowongan yang memiliki panjang hampir 5 km, ditemukan berkarat atau longgar di 632 titik. Sementara di bagian atas terowongan, ditemukan sejumlah retakan. Secara total, ada 670 titik rawan,” ujar seorang Juru Bicara NEXCO, seperti dikutip dari Japan Today, Jumat (14/12/2012).
Juru bicara itu menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut. Ia mengatakan, perusahaan berada di bawah penyelidikan polisi. Setelah kecelakaan di jalur masuk terowongan, yang menyebabkan 9 orang tewas itu, Pemerintah Jepang memang langsung memerintahkan NEXCO untuk memeriksa terowongan Sasago dan terowongan lainnya, terutama di bagian panel langit-langit.
Rekaman cctv di dalam terowongan memperlihatkan, saat terjadi bencana, panel beton penyangga langit-langit terowongan runtuh dan membentuk huruf “V”. Sasago sendiri adalah salah satu terowongan terpanjang di Jepang dan sudah berusia puluhan tahun.
(esn)