Jepang jadi tuan rumah konferensi nuklir internasional
Jum'at, 14 Desember 2012 - 19:30 WIB
Jepang jadi tuan rumah konferensi nuklir internasional
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah konferensi nuklir internasional akan diadakan di Fukushima selama akhir pekan ini. Konferensi ini dimaksudkan untuk membahas keselamatan nuklir, menyusul krisis atom yang dialami Jepang pada tahun lalu.
Sejumlah pejabat tinggi, termasuk menteri-menteri dari sekitar 50 negara, dan perwakilan organisasi internasional diharapkan bisa menghadiri pertemuan yang digelar sejak Sabtu (15/12/2012) hingga Senin (17/12/2012).
“Pertemuan yang digagas oleh Pemerintah Jepang dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan diselenggarakan di Koriyama City, sekitar 60 km sebelah barat pembangkit listrik nuklir Fukushima yang lumpuh,” kata sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dikutip dari Japan Today.
Pengalaman bocornya reaktor nuklir Fukushima membuat Jepang ingin membagi kewaspadaan pada masyarakat internasional. "Konferensi ini terutama ditujukan untuk memberikan kontribusi bagi penguatan keselamatan nuklir di seluruh dunia," lanjut pernyataan itu.
Konferensi ini akan memberi masyarakat internasional pengetahuan dan pelajaran yang diperoleh dari bencana Fukushima. “Juga akan ada agenda pembicaraan mengenai langkah-langkah untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari radiasi,” tambah pernyataan tersebut.
Sejumlah pejabat tinggi, termasuk menteri-menteri dari sekitar 50 negara, dan perwakilan organisasi internasional diharapkan bisa menghadiri pertemuan yang digelar sejak Sabtu (15/12/2012) hingga Senin (17/12/2012).
“Pertemuan yang digagas oleh Pemerintah Jepang dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan diselenggarakan di Koriyama City, sekitar 60 km sebelah barat pembangkit listrik nuklir Fukushima yang lumpuh,” kata sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dikutip dari Japan Today.
Pengalaman bocornya reaktor nuklir Fukushima membuat Jepang ingin membagi kewaspadaan pada masyarakat internasional. "Konferensi ini terutama ditujukan untuk memberikan kontribusi bagi penguatan keselamatan nuklir di seluruh dunia," lanjut pernyataan itu.
Konferensi ini akan memberi masyarakat internasional pengetahuan dan pelajaran yang diperoleh dari bencana Fukushima. “Juga akan ada agenda pembicaraan mengenai langkah-langkah untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari radiasi,” tambah pernyataan tersebut.
(esn)