Bom mobil tewaskan belasan orang, temasuk anggota parlemen Suriah
Kamis, 13 Desember 2012 - 19:56 WIB
Bom mobil tewaskan belasan orang, temasuk anggota parlemen Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 17 orang dilaporkan tewas, sementara puluhan lainnya menderita luka-luka akibat ledakan bom mobil di Qatana, Suriah, 25 km dari Damaskus, Kamis (13/12/2012).
"Tujuh anak kecil, dua wanita dan delapan pria tewas akibat ledakan bom mobil di dekat pangkalan militer di kota Qatana," ungkap Rami Abdelrahman, Kepala Pengawas hak asasi manusia di Suriah.
Sementara itu media Pemerintah Suriah mengatakan, jumlah korban tewas mencapai 22 orang, sedangkan korban luka-luka mencapai 150 orang. Sebagian besar korban tewas adalah anak-anak sekolah.
Satu di antara korban yang tewas adalah Abdullah Kayrouz, anggota parlemen Suriah dari Partai Nasionalis Sosial. Akibat ledakan yang cukup besar ini, sejumlah bangunan dan kendaraan yang di parkir dekat mobil tersebut ikut hancur terbakar.
Pemerintah Suriah mengatakan, serangan ini dilakukan oleh teroris. "Serangan ini dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sebuah mobil," ungkap televisi pemerintah Suriah.
Hari ini, Mikhail Bogdanov, Wakil Menteri Luar Negari Rusia mengatakan, pemberontak Suriah mungkin akan menang melawan pemerintah Suriah, karena wilayah kekuasan mereka semakin meluas.
Perang antara militer dan oposisi Suriah telah berlangsung selama lebih dari 20 bulan. Korban tewas dari pihak militer, sipil, dan juga pemberontak diperkiriakan telah mencapai lebih dari 40 ribu orang.
"Tujuh anak kecil, dua wanita dan delapan pria tewas akibat ledakan bom mobil di dekat pangkalan militer di kota Qatana," ungkap Rami Abdelrahman, Kepala Pengawas hak asasi manusia di Suriah.
Sementara itu media Pemerintah Suriah mengatakan, jumlah korban tewas mencapai 22 orang, sedangkan korban luka-luka mencapai 150 orang. Sebagian besar korban tewas adalah anak-anak sekolah.
Satu di antara korban yang tewas adalah Abdullah Kayrouz, anggota parlemen Suriah dari Partai Nasionalis Sosial. Akibat ledakan yang cukup besar ini, sejumlah bangunan dan kendaraan yang di parkir dekat mobil tersebut ikut hancur terbakar.
Pemerintah Suriah mengatakan, serangan ini dilakukan oleh teroris. "Serangan ini dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sebuah mobil," ungkap televisi pemerintah Suriah.
Hari ini, Mikhail Bogdanov, Wakil Menteri Luar Negari Rusia mengatakan, pemberontak Suriah mungkin akan menang melawan pemerintah Suriah, karena wilayah kekuasan mereka semakin meluas.
Perang antara militer dan oposisi Suriah telah berlangsung selama lebih dari 20 bulan. Korban tewas dari pihak militer, sipil, dan juga pemberontak diperkiriakan telah mencapai lebih dari 40 ribu orang.
(esn)