Belgia tawarkan kantor bagi Koalisi Oposisi Suriah
Rabu, 12 Desember 2012 - 21:40 WIB
Belgia tawarkan kantor bagi Koalisi Oposisi Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Kaum penentang rezim Pemerintah Presiden Bashar al-Assad kian mendapat tempat di dunia internasional. Setelah diakui secara resmi dalam pertemuan internasional di Marrakech, Maroko, Rabu (12/12/2012), kini Koalisi Oposisi Suriah mendapat tawaran untuk tempat berkantor.
Pada hari yang sama, Belgia menawarkan untuk menjadi tuan rumah bagi kantor Koalisi Nasional Oposisi Suriah. Kantor ini ditawarkan untuk berlokasi di Kota Brussels, kota di mana Uni Eropa dan NATO bermarkas.
Menteri Luar Negeri Belgia, Didier Reynders mengatakan kepada kantor berita nasional Begia, bahwa pihaknya memang melontarkan tawaran itu. "Saya telah mengusulkan kepada koalisi (Suriah) untuk mengatur representasi di Brussels," ujar Reynder yang juga hadir dalam pertemuan di Maroko.
Menurutnya, tawaran pada Koalisi Nasional Oposisi Suriah ini tak akan menyebabkan penutupan kedutaan Besar Suriah di Belgia, yang mewakili rezim Presiden Assad. Menurut sebuah sumber di Pemerintaha Belgia, tawaran ini akan memungkinkan pembukaan "kantor kedua".
Masih menurut sumber itu, pembukaan kantor Koalisi Nasional Oposisi Suriah di Belgia bisa diartikan semacam fasilitas untuk menjalin kontak antara penentang rezim Assad dengan Uni Eropa dan NATO.
Pada hari yang sama, Belgia menawarkan untuk menjadi tuan rumah bagi kantor Koalisi Nasional Oposisi Suriah. Kantor ini ditawarkan untuk berlokasi di Kota Brussels, kota di mana Uni Eropa dan NATO bermarkas.
Menteri Luar Negeri Belgia, Didier Reynders mengatakan kepada kantor berita nasional Begia, bahwa pihaknya memang melontarkan tawaran itu. "Saya telah mengusulkan kepada koalisi (Suriah) untuk mengatur representasi di Brussels," ujar Reynder yang juga hadir dalam pertemuan di Maroko.
Menurutnya, tawaran pada Koalisi Nasional Oposisi Suriah ini tak akan menyebabkan penutupan kedutaan Besar Suriah di Belgia, yang mewakili rezim Presiden Assad. Menurut sebuah sumber di Pemerintaha Belgia, tawaran ini akan memungkinkan pembukaan "kantor kedua".
Masih menurut sumber itu, pembukaan kantor Koalisi Nasional Oposisi Suriah di Belgia bisa diartikan semacam fasilitas untuk menjalin kontak antara penentang rezim Assad dengan Uni Eropa dan NATO.
(esn)