Hamas desak negara-negara Islam lindungi Masjid Al-Aqsa
Rabu, 12 Desember 2012 - 20:42 WIB
Hamas desak negara-negara Islam lindungi Masjid Al-Aqsa
A
A
A
Sindonews.com – Kelompok militan Palestina, Hamas, kembali mengutuk agresi Israel terhadap Masjid al-Aqsa. Hamas juga menyerukan pada bangsa Palestina untuk menunjukkan reaksi yang kuat terhadap serangan Tel Aviv pada masjid Al-Aqsa.
"Sekarang waktunya sudah matang untuk mengakhiri kejahatan penjajah Zionis terhadap Quds suci dan Al-Aqsa," ujar anggota Biro Politik Hamas, Ezzat al-Rashq, seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Rabu (12/12/2012).
Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab juga harus mematuhi komitmen mereka dan berusaha untuk melindungi Masjid Al-Aqsa. Israel memang masih kerap melakukan agresi terhadap masjid Al-Aqsa.
Seperti yang terjadi pada awal Oktober silam, di mana pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan menggunakan granat kejut untuk membubarkan jamaah Palestina. Hampir dua lusin orang terluka, termasuk seorang remaja 16 tahun.
Serangan itu terjadi setelah sekelompok pemukim Israel mencoba memasuki kompleks masjid saat shalat Jumat. Tindakan warga Yahudi ini memicu bentrokan.
Israel menduduki Tepi Barat sejak tahun 1967, lokasi di mana masjid al-Aqsa berada. Meski dikecam dunia internasional, namun Israel tetap tak mau keluar dari Tepi Barat.
"Sekarang waktunya sudah matang untuk mengakhiri kejahatan penjajah Zionis terhadap Quds suci dan Al-Aqsa," ujar anggota Biro Politik Hamas, Ezzat al-Rashq, seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Rabu (12/12/2012).
Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab juga harus mematuhi komitmen mereka dan berusaha untuk melindungi Masjid Al-Aqsa. Israel memang masih kerap melakukan agresi terhadap masjid Al-Aqsa.
Seperti yang terjadi pada awal Oktober silam, di mana pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan menggunakan granat kejut untuk membubarkan jamaah Palestina. Hampir dua lusin orang terluka, termasuk seorang remaja 16 tahun.
Serangan itu terjadi setelah sekelompok pemukim Israel mencoba memasuki kompleks masjid saat shalat Jumat. Tindakan warga Yahudi ini memicu bentrokan.
Israel menduduki Tepi Barat sejak tahun 1967, lokasi di mana masjid al-Aqsa berada. Meski dikecam dunia internasional, namun Israel tetap tak mau keluar dari Tepi Barat.
(esn)