AS akui kelompok oposisi Suriah
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:46 WIB
AS akui kelompok oposisi Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengakui kelompok oposisi utama Suriah sebagai satu-satunya wakil sah rakyat Suriah. Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, Selasa (12/12/2012), Obama menyebut pengakuan pada Dewan Oposisi Suriah yang baru terbentuk itu sebagai sebuah langkah besar sebagai upaya internasional untuk menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Dengan pengakuan ini, maka kelompok pemberontak Suriah sudah mendapat lampu hijau untuk mendapat bantuan dari AS atau organisasi milik AS.
“Dengan pengakuan Dewan Oposisi Suriah, Washington akan mengambil tanggung jawab baru untuk memastikan bahwa mereka mengorganisir diri secara efektif, mewakili semua pihak di Suriah, dan berkomitmen untuk transisi politik yang menghormati hak-hak perempuan dan hak kaum minoritas,” kata Obama.
Sikap AS ini mengikuti langkah serupa yang diambil oleh Inggris, Perancis, dan beberapa negara Arab. Sejumlah negara ini mengakui Dewan Oposisi Suriah, tak lama setelah badan itu dibentuk pada pertemuan perwakilan oposisi Suriah yang diadakan di Qatar, bulan lalu.
Pengakuan AS pada Dewan Oposisi Suriah ini datang sebelum konferensi internasional soal krisis Suriah yang dijadwalkan berlangsung di Marrakech, Maroko. Wakil Menteri Luar Negeri AS, William Burns akan menghadiri konferensi ini, setelah Menteri Luar Negeri Hillary Clinton batal hadir karena terkena virus di perutnya.
Dengan pengakuan ini, maka kelompok pemberontak Suriah sudah mendapat lampu hijau untuk mendapat bantuan dari AS atau organisasi milik AS.
“Dengan pengakuan Dewan Oposisi Suriah, Washington akan mengambil tanggung jawab baru untuk memastikan bahwa mereka mengorganisir diri secara efektif, mewakili semua pihak di Suriah, dan berkomitmen untuk transisi politik yang menghormati hak-hak perempuan dan hak kaum minoritas,” kata Obama.
Sikap AS ini mengikuti langkah serupa yang diambil oleh Inggris, Perancis, dan beberapa negara Arab. Sejumlah negara ini mengakui Dewan Oposisi Suriah, tak lama setelah badan itu dibentuk pada pertemuan perwakilan oposisi Suriah yang diadakan di Qatar, bulan lalu.
Pengakuan AS pada Dewan Oposisi Suriah ini datang sebelum konferensi internasional soal krisis Suriah yang dijadwalkan berlangsung di Marrakech, Maroko. Wakil Menteri Luar Negeri AS, William Burns akan menghadiri konferensi ini, setelah Menteri Luar Negeri Hillary Clinton batal hadir karena terkena virus di perutnya.
(esn)