AS pasok jet tempur F-16 ke Mesir
Selasa, 11 Desember 2012 - 20:20 WIB
AS pasok jet tempur F-16 ke Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) akan memasok 20 pesawat jet tempur F-16 ke Mesir. FoxNews melaporkan, ini adalah bagian dari paket bantuan senilai miliaran dollar. Pengiriman pertama akan dilakukan pada 22 Januari 2013 mendatang. Pada tahap ini, akan dikirim 4 jet tempur F-16, setelah menjalani pemeriksaan di Fort Worth, Texas.
Kesepakatan itu ditandatangani pada 2010, di masa Pemerintahan Hosni Mubarak. Tapi, mengingat ketidakstabilan politik sedang melanda negara itu, sebagian pemegang keputusan di AS mulai bertanya-tanya, apakah tepat memasok jet tempur ke Angkatan Udara Mesir yang sudah memiliki 200 pesawat.
Anggota Kongres AS dari Partai Republik, yang juga anggota Komite Luar Negeri AS, Ileana Ros-Lehtinen mengkritik bantuan militer AS ke Mesir ini. Menurutnya, ini adalah hal yang sia-sia belaka.
"Pemerintahan Presiden Barack Obama hanya ingin membuang uang pada pemerintah Mesir. Presiden tidak bisa dengan jelas menyatakan kalau negara itu adalah sekutu AS," kata Lehtinen, seperti dikutip dari Ynet, Selasa (11/12/2012).
Di sisi lain, Juru Bicara Pentagon, Kolonel Wesley Miller mengatakan, "Hubungan pertahanan AS-Mesir telah menjadi landasan yang lebih luas dalam kemitraan strategis selama lebih dari tiga puluh tahun”.
"Pengiriman set pertama jet tempur F-16 pada Januari 2013 mencerminkan komitmen AS untuk mendukung upaya modernisasi militer Mesir,” lanjutnya.
Pendapat serupa datang dari Pejabat Departemen Luar Negeri AS, Andrew Shapiro. “Mesir adalah negara penting di Timur Tengah dan menjadi mitra lama dari AS. Kami terus mengandalkan Mesir untuk mendukung dan memajukan kepentingan-kepentingan AS di wilayah tersebut, termasuk perdamaian dengan Israel, menghadapi ambisi Iran, mencegah penyelundupan, dan mendukung Irak,” katanya kepada FoxNews.
Kesepakatan itu ditandatangani pada 2010, di masa Pemerintahan Hosni Mubarak. Tapi, mengingat ketidakstabilan politik sedang melanda negara itu, sebagian pemegang keputusan di AS mulai bertanya-tanya, apakah tepat memasok jet tempur ke Angkatan Udara Mesir yang sudah memiliki 200 pesawat.
Anggota Kongres AS dari Partai Republik, yang juga anggota Komite Luar Negeri AS, Ileana Ros-Lehtinen mengkritik bantuan militer AS ke Mesir ini. Menurutnya, ini adalah hal yang sia-sia belaka.
"Pemerintahan Presiden Barack Obama hanya ingin membuang uang pada pemerintah Mesir. Presiden tidak bisa dengan jelas menyatakan kalau negara itu adalah sekutu AS," kata Lehtinen, seperti dikutip dari Ynet, Selasa (11/12/2012).
Di sisi lain, Juru Bicara Pentagon, Kolonel Wesley Miller mengatakan, "Hubungan pertahanan AS-Mesir telah menjadi landasan yang lebih luas dalam kemitraan strategis selama lebih dari tiga puluh tahun”.
"Pengiriman set pertama jet tempur F-16 pada Januari 2013 mencerminkan komitmen AS untuk mendukung upaya modernisasi militer Mesir,” lanjutnya.
Pendapat serupa datang dari Pejabat Departemen Luar Negeri AS, Andrew Shapiro. “Mesir adalah negara penting di Timur Tengah dan menjadi mitra lama dari AS. Kami terus mengandalkan Mesir untuk mendukung dan memajukan kepentingan-kepentingan AS di wilayah tersebut, termasuk perdamaian dengan Israel, menghadapi ambisi Iran, mencegah penyelundupan, dan mendukung Irak,” katanya kepada FoxNews.
(esn)