Dokter prediksi umur Chavez tinggal 2-3 bulan
Selasa, 11 Desember 2012 - 19:29 WIB
Dokter prediksi umur Chavez tinggal 2-3 bulan
A
A
A
Sindonews.com - Dokter asal Venezuela, Jose Rafael Marquina yang membuka praktik di Amerika Serikat (AS) mengatakan, kalau Presiden Venezuela, Hugo Chavez hanya memiliki waktu hidup selama beberapa bulan ke depan.
"Penyakit ini telah menginjak tahap yang agresif. Dia telah berubah bentuk ke wilayah lumbar, menekan syaraf di sekitar area lumbar tulang punggung, yang dapat menyebabkan kelumpuhan sewaktu-waktu," ungkap Marquina, Selasa (11/12/2012).
Kepada radio RCN, Dokter yang mengaku memiliki akses ke sumber-sumber langsung dan informasi tentang kesehatan Chavez mengatakan, "Dia mungkin akan bertahan hidup dua hingga tiga bulan ke depan,” jelasnya.
Seperti diketahui, Presiden Venezuela tersebut kini sedang berada di Kuba untuk menjalani operasi pengangkatan sel kanker untuk kali ketiga. "Berdasarkan hasil tes, telah ditemukan kalau beberapa sel gas sudah berkembang di daerah yang sama, di mana tumor sebelumnya telah diangkat," ungkap Chaves sebelum meninggalkan Venzuela, kemarin.
Chavez juga mengakui, setelah dua kali melakukan operasi pengangkatan tumor dan menjalani kemoterapi, serta sejumlah pengobatan radiasi, kondisi kesehatanya berada dalam tahap yang cukup mengkhawatirkan. Namun, dia berharap bisa memberikan kabar baik dalam beberapa hari mendatang kepada rakyat Venezuela.
"Penyakit ini telah menginjak tahap yang agresif. Dia telah berubah bentuk ke wilayah lumbar, menekan syaraf di sekitar area lumbar tulang punggung, yang dapat menyebabkan kelumpuhan sewaktu-waktu," ungkap Marquina, Selasa (11/12/2012).
Kepada radio RCN, Dokter yang mengaku memiliki akses ke sumber-sumber langsung dan informasi tentang kesehatan Chavez mengatakan, "Dia mungkin akan bertahan hidup dua hingga tiga bulan ke depan,” jelasnya.
Seperti diketahui, Presiden Venezuela tersebut kini sedang berada di Kuba untuk menjalani operasi pengangkatan sel kanker untuk kali ketiga. "Berdasarkan hasil tes, telah ditemukan kalau beberapa sel gas sudah berkembang di daerah yang sama, di mana tumor sebelumnya telah diangkat," ungkap Chaves sebelum meninggalkan Venzuela, kemarin.
Chavez juga mengakui, setelah dua kali melakukan operasi pengangkatan tumor dan menjalani kemoterapi, serta sejumlah pengobatan radiasi, kondisi kesehatanya berada dalam tahap yang cukup mengkhawatirkan. Namun, dia berharap bisa memberikan kabar baik dalam beberapa hari mendatang kepada rakyat Venezuela.
(esn)