Separatis Kenya serang kantor polisi Mombasa
Senin, 10 Desember 2012 - 23:43 WIB
Separatis Kenya serang kantor polisi Mombasa
A
A
A
Sindonews.com - Enam puluh orang bersenjatakan parang, busur, dan anak panah menyerang kantor polisi di Mombasa, Kenya, Senin (10/12/2012). Para penyerang yang diduga anggota Dewan separatis Republik Mombasa (MRC) ini ingin mencuri senjata dari kantor polisi tersebut. Namun, aksi mereka berhasil digagalkan.
"Ketika kami tiba di sana, kami diserang oleh panah dan batu dari orang tak dikenal yang berada di atas bangunan. Kami balik menyerang mereka dan melepaskan tembakan. Serangan balik ini menewaskan tiga penyerang,” kata Kepala Polisi setempat, Julius Wanjohi, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
MRC memang terus melakukan upaya untuk memperoleh kemerdekaan di wilayah pesisir Kenya. Wanjohi mengatakan, polisi meyakini bahwa gerombolan ini berniat untuk mencuri senjata dari kantor polisi itu. "Mereka mungkin telah berencana untuk menimbulkan masalah menjelang pemilu. Tapi, sebaiknya mereka tak mencoba hal itu, sebab kami (polisi) telah disiapkan untuk menghadang mereka,” lanjut Wanjohi.
Meski empat penyerang yang berhasil ditangkap mengaku sebagai anggota MRC, namun petinggi MRC membantah kalau pihaknya yang mendalangi serangan ini. "Kami telah mengatakan kepada anggota kami untuk tenang dan memperingatkan mereka, bahwa jika mereka terlibat dalam setiap kegiatan yang melanggar hukum, maka mereka akan menanggun sendiri akibatnya," kata Randu Nzai Ruwa, Sekretaris MRC.
"Ketika kami tiba di sana, kami diserang oleh panah dan batu dari orang tak dikenal yang berada di atas bangunan. Kami balik menyerang mereka dan melepaskan tembakan. Serangan balik ini menewaskan tiga penyerang,” kata Kepala Polisi setempat, Julius Wanjohi, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.
MRC memang terus melakukan upaya untuk memperoleh kemerdekaan di wilayah pesisir Kenya. Wanjohi mengatakan, polisi meyakini bahwa gerombolan ini berniat untuk mencuri senjata dari kantor polisi itu. "Mereka mungkin telah berencana untuk menimbulkan masalah menjelang pemilu. Tapi, sebaiknya mereka tak mencoba hal itu, sebab kami (polisi) telah disiapkan untuk menghadang mereka,” lanjut Wanjohi.
Meski empat penyerang yang berhasil ditangkap mengaku sebagai anggota MRC, namun petinggi MRC membantah kalau pihaknya yang mendalangi serangan ini. "Kami telah mengatakan kepada anggota kami untuk tenang dan memperingatkan mereka, bahwa jika mereka terlibat dalam setiap kegiatan yang melanggar hukum, maka mereka akan menanggun sendiri akibatnya," kata Randu Nzai Ruwa, Sekretaris MRC.
(esn)