Aksi bunuh diri di Jepang menurun
Jum'at, 07 Desember 2012 - 19:52 WIB
Aksi bunuh diri di Jepang menurun
A
A
A
Sindonews.com – Untuk pertamakalinya dalam kurun 15 tahun, jumlah pelaku aksi bunuh diri di Jepang menurun. Sebuah laporan yang dirilis Badan Kepolisian Nasional Jepang (NPA) menyebut, pelaku bunuh diri di Jepang pada tahun ini berada di bawah angka 30 ribu orang.
“Hingga November 2012, ada 25.754 orang yang melakukan aksi bunuh diri,” kata laporan NPA, Jumat (7/12/2012), seperti dikutip dari Xinhua. Jumlah pelaku aksi bunuh diri pada Januari hingga November tahun ini turun 9,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Di antara orang-orang yang melakukan bunuh diri itu, 17.840 adalah pria dan 7.914 perempuan,” lanjut laporan itu. Sejak NPA mulai mengumpulkan statistik bunuh diri pada tahun 1978, jumlah pelaku aksi bunuh diri terus menurun, hingga 1997.
Pada 1998, pelaku aksi bunuh diri melonjak hingga di atas angka 30 ribu orang. Angka tertinggi terjadi pada 2003, di mana ada 34.427 warga Jepang yang memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.
“Hingga November 2012, ada 25.754 orang yang melakukan aksi bunuh diri,” kata laporan NPA, Jumat (7/12/2012), seperti dikutip dari Xinhua. Jumlah pelaku aksi bunuh diri pada Januari hingga November tahun ini turun 9,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Di antara orang-orang yang melakukan bunuh diri itu, 17.840 adalah pria dan 7.914 perempuan,” lanjut laporan itu. Sejak NPA mulai mengumpulkan statistik bunuh diri pada tahun 1978, jumlah pelaku aksi bunuh diri terus menurun, hingga 1997.
Pada 1998, pelaku aksi bunuh diri melonjak hingga di atas angka 30 ribu orang. Angka tertinggi terjadi pada 2003, di mana ada 34.427 warga Jepang yang memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.
(esn)