15 tank Suriah serang distrik Moadamiah & Daraya
Jum'at, 07 Desember 2012 - 17:45 WIB
15 tank Suriah serang distrik Moadamiah & Daraya
A
A
A
Sindonews.com – Pertikaian di Suriah masih belum mereda. Pasukan Pemerintah Suriah dan kaum pemberontak terus saling serang. Aktivis oposisi Suriah mengatakan, tentara Suriah menembakan sejumlah roket di dua distrik, Moadamiah dan Daraya di pinggiran Damaskus, Jumat (12/12/2012).
"Sekitar 15 tank tiba di pinggiran Distrik Moadamiah, pagi ini. Mereka kemudian melancarkan serangan dan mencoba menyerbu wilayah itu," ungkap aktivis Suriah seperti dilansir dalam Reuters, Jumat (12/12/2012).
Serangan tersebut dilancarkan untuk membuat pemberontak tidak lagi dapat melanjutkan kontrol atas penguasan wilayah Utara dan Selatan Ibu Kota Suriah, Damaskus. Militer Suriah ingin membuat posisi pemberontak tersudut, hingga ke Pegunungan Qasioun.
Jumlah korban tewas dari pihak pemberontak ataupun militer Suriah balum dapat dikonfirmasi, karena pertempuaran antara kedua belah pihak masih terus berlangsung.
Seperti diketahui, kelompok pemberontak Suriah telah melancarkan serangan terhadap pemerintah Suriah sejak 20 bulan yang lalu. Namun, belum ada pertanda kapan perang saudara ini kapan berakhir.
Berdasarkan data yang diperoleh kelompok oposisi Suriah, jumlah korban akibat tewas dari pihak militer, warga sipil, dan pemberontak telah menembus angka 40 ribu.
"Sekitar 15 tank tiba di pinggiran Distrik Moadamiah, pagi ini. Mereka kemudian melancarkan serangan dan mencoba menyerbu wilayah itu," ungkap aktivis Suriah seperti dilansir dalam Reuters, Jumat (12/12/2012).
Serangan tersebut dilancarkan untuk membuat pemberontak tidak lagi dapat melanjutkan kontrol atas penguasan wilayah Utara dan Selatan Ibu Kota Suriah, Damaskus. Militer Suriah ingin membuat posisi pemberontak tersudut, hingga ke Pegunungan Qasioun.
Jumlah korban tewas dari pihak pemberontak ataupun militer Suriah balum dapat dikonfirmasi, karena pertempuaran antara kedua belah pihak masih terus berlangsung.
Seperti diketahui, kelompok pemberontak Suriah telah melancarkan serangan terhadap pemerintah Suriah sejak 20 bulan yang lalu. Namun, belum ada pertanda kapan perang saudara ini kapan berakhir.
Berdasarkan data yang diperoleh kelompok oposisi Suriah, jumlah korban akibat tewas dari pihak militer, warga sipil, dan pemberontak telah menembus angka 40 ribu.
(esn)