Rudal Patriot NATO akan ditempatkan di Turki pada 2013
Kamis, 06 Desember 2012 - 23:09 WIB
Rudal Patriot NATO akan ditempatkan di Turki pada 2013
A
A
A
Sindonews.com – Penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot milik NATO di sepanjang perbatasan Turki dengan Suriah, kemungkinan akan dilakukan pada awal 2013. Menurut laporan media lokal Turki, Hurriyet Daily, saat ini tengah dilakukan analisa mengenai sumber tenaga dan lokasi yang cocok untuk penempatan rudal Patriot itu.
"Sulit untuk memberikan tanggal yang tepat untuk penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot ini. Tapi, tidak akan lebih dari satu bulan, jika semuanya berjalan seperti yang direncanakan," sebut salah satu sumber di Pemerintahan Turki.
"Ini adalah sistem yang besar. Rudal ini akan dibawa ke Turki dengan kapal laut. Mereka akan diangkut ke kapal dalam beberapa pekan. Saya tidak bisa memberikan tanggal spesifik tentang penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot ini, tetapi akan lebih singkat dibanding prediksi kebanyakan orang," Jenderal Frederick Ben Hodges, Komandan NATO, seperti dikutip dari kantor berita Anatolia.
Turki meminta NATO memasang sistem pertahanan rudal Patriot di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah untuk melindungi dari altileri nyasar akibat dampak perang saudara di Suriah. Penempatan rudal NATO ini dikecam sejumlah negara, seperti Iran, Rusia, dan Suriah sendiri.
Namun, NATO tetap menyetujui permintaan Turki. Pada Kamis (6/12/2012), Jerman setuju untuk berpartisipasi dalam misi NATO memasang sistem rudal pertahanan Patriot di Turki. Jerman juga mengirim 400 tentara ke Turki untuk membantu negara itu mengatasi ancaman keamanan potensial dari Suriah.
"Saat ini, Turki adalah negara mitra kami yang paling terkena dampak dari konflik Suriah. Hal ini menimbulkan potensi ancaman dari Suriah," kata Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Jerman dalam sebuah pernyataan bersama.
"Sulit untuk memberikan tanggal yang tepat untuk penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot ini. Tapi, tidak akan lebih dari satu bulan, jika semuanya berjalan seperti yang direncanakan," sebut salah satu sumber di Pemerintahan Turki.
"Ini adalah sistem yang besar. Rudal ini akan dibawa ke Turki dengan kapal laut. Mereka akan diangkut ke kapal dalam beberapa pekan. Saya tidak bisa memberikan tanggal spesifik tentang penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot ini, tetapi akan lebih singkat dibanding prediksi kebanyakan orang," Jenderal Frederick Ben Hodges, Komandan NATO, seperti dikutip dari kantor berita Anatolia.
Turki meminta NATO memasang sistem pertahanan rudal Patriot di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah untuk melindungi dari altileri nyasar akibat dampak perang saudara di Suriah. Penempatan rudal NATO ini dikecam sejumlah negara, seperti Iran, Rusia, dan Suriah sendiri.
Namun, NATO tetap menyetujui permintaan Turki. Pada Kamis (6/12/2012), Jerman setuju untuk berpartisipasi dalam misi NATO memasang sistem rudal pertahanan Patriot di Turki. Jerman juga mengirim 400 tentara ke Turki untuk membantu negara itu mengatasi ancaman keamanan potensial dari Suriah.
"Saat ini, Turki adalah negara mitra kami yang paling terkena dampak dari konflik Suriah. Hal ini menimbulkan potensi ancaman dari Suriah," kata Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Jerman dalam sebuah pernyataan bersama.
(esn)