Pemerintah Kongo akan berunding dengan pemberontak M23
Rabu, 05 Desember 2012 - 17:51 WIB
Pemerintah Kongo akan berunding dengan pemberontak M23
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Rwanda, Louise Mushikiwabo mengatakan, Pemerintah Kongo dan pemberontak M23 pada pekan ini akan melakukan perundingan damai. Mushikiwabo tak menyebutkan tanggal pasti perundingan tersebut akan digelar.
"Yang akan dilakukan selanjutnya adalah negosia perdamian antara Pemerintah Kongo dan pemberontak M23. Negosiasi tersebut akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan," ungkap Mushikiwabo dalam konferensi pers di Ibu Kota Kongo, Kigali.
Mushikiwabo mengatakan, perundingan itu akan diselenggarakan di Ibu Kota Uganda, Kampala. Perundingan ini memang akan ditengahi oleh dua pejabat tinggi Uganda.
Sementara itu, Juru Bicara pemberontak M23, Amani Kabasha mengakan, mereka tengah menunggu panggilan dari mediator di Uganda untuk melanjutkan perundiangan damai.
Sebelumnya, Rwanda telah berulangkali dituduh terlibat langsung dalam konflik tersebut. Namun, Presiden Rwanda Paul Kagame telah berulang kali membantah tudingan tersebut. "Kongo dan negara kuat di dunia telah mencoba mencari kambing hitam atas kegagalan mereka," ungkap Kagame.
Keberadaan pemberontak M23 di Kongo telah menjadi ancaman terbesar dalam pemerintahan Presiden Kongo Joseph Kabila. Konflik ini bisa berkembang menjadi perang yang menyeret negara tetangga.
"Yang akan dilakukan selanjutnya adalah negosia perdamian antara Pemerintah Kongo dan pemberontak M23. Negosiasi tersebut akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan," ungkap Mushikiwabo dalam konferensi pers di Ibu Kota Kongo, Kigali.
Mushikiwabo mengatakan, perundingan itu akan diselenggarakan di Ibu Kota Uganda, Kampala. Perundingan ini memang akan ditengahi oleh dua pejabat tinggi Uganda.
Sementara itu, Juru Bicara pemberontak M23, Amani Kabasha mengakan, mereka tengah menunggu panggilan dari mediator di Uganda untuk melanjutkan perundiangan damai.
Sebelumnya, Rwanda telah berulangkali dituduh terlibat langsung dalam konflik tersebut. Namun, Presiden Rwanda Paul Kagame telah berulang kali membantah tudingan tersebut. "Kongo dan negara kuat di dunia telah mencoba mencari kambing hitam atas kegagalan mereka," ungkap Kagame.
Keberadaan pemberontak M23 di Kongo telah menjadi ancaman terbesar dalam pemerintahan Presiden Kongo Joseph Kabila. Konflik ini bisa berkembang menjadi perang yang menyeret negara tetangga.
(esn)