Sambangi Jerman, Netanyahu minta UE jegal langkah Palestina
Rabu, 05 Desember 2012 - 13:44 WIB
Sambangi Jerman, Netanyahu minta UE jegal langkah Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Jerman dan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Rabu (5/12/2012). Netanyahu meminta Uni Eropa (UE) untuk menggunakan pengaruhnya guna mencegah Palestina mengambil berbagai langkah unilateral lebih lanjut.
"Akar permasalahan yang sebenarnya bukan pada pemukiman, bukan juga wilayah. Masalah mereka adalah, mereka ingin menghapus keberadaan Israel dari peta," ungkap pesan yang disampaikan Netanyahu seperti dilansir dalam Jpost, Rabu (5/12/2012).
Netanyahu dijadwalkan untuk makan malam bersama dengan Merkel. Dalam pertemuan ini, Netanyahu akan mendengarkan sejumlah kritik tajam dari Merkel atas rencana Israel melanjutkan kembali pembangunan di Yarusalem dan Tepi Barat.
Netanyahu juga menunjukan sebuah indikasi, bahwa kunjungannya ke Jerman adalah untuk mengikuti National Public Diplomacy Forum. Even ini digagas untuk membahas tentang operasi Benteng Pertahanan Israel dalam perang melawan militan Palestina di Jalur Gaza, beberapa waktu yang lalu.
Menyikapi kritikan sejumlah negara anggota UE atas rencana pembangunan di Israel, seorang pejabat Isreal mengatakan, saat ini bola berada di tangan UE. “UE harus mengunakan pengaruh mereka untuk mendorong terciptanya dinamika positif, bukan negatif. UE harus membuat Palestina menghindari langkah-langkah sepihak lebih lanjut,” jelasnya.
"Akar permasalahan yang sebenarnya bukan pada pemukiman, bukan juga wilayah. Masalah mereka adalah, mereka ingin menghapus keberadaan Israel dari peta," ungkap pesan yang disampaikan Netanyahu seperti dilansir dalam Jpost, Rabu (5/12/2012).
Netanyahu dijadwalkan untuk makan malam bersama dengan Merkel. Dalam pertemuan ini, Netanyahu akan mendengarkan sejumlah kritik tajam dari Merkel atas rencana Israel melanjutkan kembali pembangunan di Yarusalem dan Tepi Barat.
Netanyahu juga menunjukan sebuah indikasi, bahwa kunjungannya ke Jerman adalah untuk mengikuti National Public Diplomacy Forum. Even ini digagas untuk membahas tentang operasi Benteng Pertahanan Israel dalam perang melawan militan Palestina di Jalur Gaza, beberapa waktu yang lalu.
Menyikapi kritikan sejumlah negara anggota UE atas rencana pembangunan di Israel, seorang pejabat Isreal mengatakan, saat ini bola berada di tangan UE. “UE harus mengunakan pengaruh mereka untuk mendorong terciptanya dinamika positif, bukan negatif. UE harus membuat Palestina menghindari langkah-langkah sepihak lebih lanjut,” jelasnya.
(esn)