Hamas minta bantuan Mesir untuk operasikan kembali bandara
Rabu, 05 Desember 2012 - 13:34 WIB
Hamas minta bantuan Mesir untuk operasikan kembali bandara
A
A
A
Sindonews.com - Hamas meminta bantuan Pemerintah Mesir untuk membuka kembali satu-satunya bandara di Jalur Gaza, yang berbatasan langsung dengan perbatasan Gaza dan Mesir.
"Pemerintah Hamas telah meminta bantuan mesir untuk membuka kembali bandara yang ditutup pada 2001 silam. Namun, belum bisa dipastikan kapan bandara tersebut akan kembali dibuka," ungkap Ziad al-Thatha, Wakil Perdana Menteri Hamas.
Thatha menambahkan, belum ada tanggapan dari pemerintah Mesir atas permitan Hamas ini. Juga belum dapat dipastikan, apakah Hamas akan kembali mengelola bandara ini atau pengelolaan tetap berada di tangan Otoritas Palestina, seperti pertama kali dibuka pada 1998.
Di masa lalu, Otoritas Palestina sangat menentang keberadaan Hamas di Rafah, wilayah yang membatasi Gaza dan Mesir.
Thatha mengatakan bandara yang dihancurkan oleh pasukan pertahanan Isreal pada 2001 lalu ini bisa kembali dibangun. Israel sendiri telah mengizinkan sejumlah material bangunan untuk masuk ke Jalur Gaza.
"Pemerintah Hamas telah meminta bantuan mesir untuk membuka kembali bandara yang ditutup pada 2001 silam. Namun, belum bisa dipastikan kapan bandara tersebut akan kembali dibuka," ungkap Ziad al-Thatha, Wakil Perdana Menteri Hamas.
Thatha menambahkan, belum ada tanggapan dari pemerintah Mesir atas permitan Hamas ini. Juga belum dapat dipastikan, apakah Hamas akan kembali mengelola bandara ini atau pengelolaan tetap berada di tangan Otoritas Palestina, seperti pertama kali dibuka pada 1998.
Di masa lalu, Otoritas Palestina sangat menentang keberadaan Hamas di Rafah, wilayah yang membatasi Gaza dan Mesir.
Thatha mengatakan bandara yang dihancurkan oleh pasukan pertahanan Isreal pada 2001 lalu ini bisa kembali dibangun. Israel sendiri telah mengizinkan sejumlah material bangunan untuk masuk ke Jalur Gaza.
(esn)