Ditekan dunia internasional, Netanyahu balik mengecam
Selasa, 04 Desember 2012 - 11:32 WIB
Ditekan dunia internasional, Netanyahu balik mengecam
A
A
A
Sindonews.com - Tidak terima dengan tekanan dunia internasional atas keputusan Israel melanjutkan pembangunan pemukiman di sektor E1, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melawan tekanan internasional dan meminta mempertimbangkan putusan tersebut.
"Israel akan terus memperjuangkan kepentingan vitalnya, meskipun harus menghadapi tekanan dari dunia internasional," ungkap Netanyahu seperti dilansir Jpost, Selasa (4/12/2012).
Pemerintah Israel mengatakan, tekanan internasional tidak akan mengubah putusan Israel untuk melanjutkan pembangunan 3 ribu unit rumah baru di wilayah E1, di wilayah Jerusalem dan Tepi Barat.
Menurut Netanyahu, Israel tidak akan duduk diam menangapi peningkatan status Palestina di Majelis Umum PBB, menjadi Negara Pengamat Non Anggota.
"Penawaran Palestina untuk meningkatakan status di PBB merupakan bentuk pelanggaran terang-terangan dari isi perjanjian yang telah dijamin oleh masyarakat internasional," ungkap Pemerintah Isreal.
"Jadi, jangan heran jika Isreal tidak akan duduk dengan tangan terlipat menanggapi putusan tersebut," imbuh pernyataan pemerintah Israel.
Pemerintah Isreal mengatakan, mereka tidak akan tinggal diam jika Otoritas Palestina terus melanjutkan mengambil langkah sepihak.
"Israel akan terus memperjuangkan kepentingan vitalnya, meskipun harus menghadapi tekanan dari dunia internasional," ungkap Netanyahu seperti dilansir Jpost, Selasa (4/12/2012).
Pemerintah Israel mengatakan, tekanan internasional tidak akan mengubah putusan Israel untuk melanjutkan pembangunan 3 ribu unit rumah baru di wilayah E1, di wilayah Jerusalem dan Tepi Barat.
Menurut Netanyahu, Israel tidak akan duduk diam menangapi peningkatan status Palestina di Majelis Umum PBB, menjadi Negara Pengamat Non Anggota.
"Penawaran Palestina untuk meningkatakan status di PBB merupakan bentuk pelanggaran terang-terangan dari isi perjanjian yang telah dijamin oleh masyarakat internasional," ungkap Pemerintah Isreal.
"Jadi, jangan heran jika Isreal tidak akan duduk dengan tangan terlipat menanggapi putusan tersebut," imbuh pernyataan pemerintah Israel.
Pemerintah Isreal mengatakan, mereka tidak akan tinggal diam jika Otoritas Palestina terus melanjutkan mengambil langkah sepihak.
(esn)