Hamas: Peningkatan status Palestina hanya langkah politis
Senin, 03 Desember 2012 - 19:15 WIB
Hamas: Peningkatan status Palestina hanya langkah politis
A
A
A
Sindonews.com - Osama Hamdan, Pejabat Hamas di Beirut, Libanon, mengatakan, berdirinya negara Palestina tanpa perjuangan bersenjata melawan Israel merupakan sebuah ilusi dan tidak akan menghasilkan sesuatu.
"Diterimanya tawaran Palestina di Majelis Umum PBB pekan lalu, hanya merupakan sebuah langkah polistis dan bukan sebuah prestasi atau kemenangan besar," ungkap Hamdan seperti dilansir dalam Jpost, Senin (3/12/2012).
"Palestina telah memiliki perwakilan di PBB dan Otoritas Palestina harus membayar harga mahal, karena telah melepaskan klaim kepemilikan tanah pada 1948," ungkap Hamdan.
Hamdan menambahkan, kemenangan yang sesungguhnya bagi Palestina adalah pembebasan tanah, pemulangan para pengungsi dan keteguhan untuk memperjuangkan pembebasan tanah tersebut. Pencapaian ketiga hal ini akan menjadi sebuah prestasi yang akan dihormarti oleh semua orang.
Hamdan menilai, peningkatan status baru Palestina di PBB menjadi Negara Pengamat Non Anggota, akan dianggap sebagai sebuah prestasi politik jika langkah tersebut menjadi bagian dari strategi komperhensif untuk meraih kemerdekaan penuh.
"Saya menilai peningkatan status Palestina di PBB sebagai cerminan kesiapan masyarakat internasional untuk memperbaiki sesuatu yang rusak di Palestina,"ungkap Hamdan.
"Hamas akan terus berkomitmen terhadap perjuangan bersenjata melawan Israel, kami akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari sungai menuju laut," pungkas Hamdan.
"Diterimanya tawaran Palestina di Majelis Umum PBB pekan lalu, hanya merupakan sebuah langkah polistis dan bukan sebuah prestasi atau kemenangan besar," ungkap Hamdan seperti dilansir dalam Jpost, Senin (3/12/2012).
"Palestina telah memiliki perwakilan di PBB dan Otoritas Palestina harus membayar harga mahal, karena telah melepaskan klaim kepemilikan tanah pada 1948," ungkap Hamdan.
Hamdan menambahkan, kemenangan yang sesungguhnya bagi Palestina adalah pembebasan tanah, pemulangan para pengungsi dan keteguhan untuk memperjuangkan pembebasan tanah tersebut. Pencapaian ketiga hal ini akan menjadi sebuah prestasi yang akan dihormarti oleh semua orang.
Hamdan menilai, peningkatan status baru Palestina di PBB menjadi Negara Pengamat Non Anggota, akan dianggap sebagai sebuah prestasi politik jika langkah tersebut menjadi bagian dari strategi komperhensif untuk meraih kemerdekaan penuh.
"Saya menilai peningkatan status Palestina di PBB sebagai cerminan kesiapan masyarakat internasional untuk memperbaiki sesuatu yang rusak di Palestina,"ungkap Hamdan.
"Hamas akan terus berkomitmen terhadap perjuangan bersenjata melawan Israel, kami akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari sungai menuju laut," pungkas Hamdan.
(esn)