Tinggalkan mobil, korban berjalan satu jam dalam kegelapan
Senin, 03 Desember 2012 - 07:30 WIB
Tinggalkan mobil, korban berjalan satu jam dalam kegelapan
A
A
A
Sindonews.com - Runtuhnya terowongan Sasago, di jalan raya Chuo, Jepang, Minggu (2/12/2012) pagi, tak ubahnya cerita horor bagi korban yang terjebak di dalamnya. Saat terowongan ini runtuh, sejumlah kendaraan terperangkap di dalam terowongan yang memiliki panjang 5 km ini.
Salah satu kendaraan terbakar dan membuat terowongan dipenuhi asap tebal. Pengemudi yang kendaraannya tertimpa puing, harus berjalan menembus kegelapan terowongan dan kepungan asap untuk mencapai pintu keluar.
Kondisi kian mencekam, karena langit-langit terowongan Sasago terus berjatuhan. "Ketika saya sedang mengemudi di terowongan, potongan beton tiba-tiba jatuh dari langit-langit," kata seorang pria berusia 30-an pada stasiun televisi NHK.
"Saya melihat sebuah mobil hancur terbakar. Saya sangat takut dan memutuskan untuk meninggalkan mobil. Saya berjalan selama sekitar satu jam untuk bisa keluar dari terowongan itu," lanjutnya.
Lain lagi cerita seorang repoter NHK, Yoshio Goto, yang nyaris terperangkap dalam reruntuhan terowongan Sasago. “Saat potongan beton dari langit-langit terowongan mulai jatuh dan menimpa atap mobil, saya langsung tancap gas sekencang mungkin. Akhirnya, saya berhasil keluar dari terowongan itu,” jelas Goto.
Setibanya di luar terowongan, Goto menghentikan mobilnya dan memeriksa kerusakan yang terjadi. “Saya melihat kondisi sekeliling dan saya merasa sudah dalam area yang aman. Saat saya melihat atap mobil, setengah dari atap itu telah hancur,” paparnya.
Salah satu kendaraan terbakar dan membuat terowongan dipenuhi asap tebal. Pengemudi yang kendaraannya tertimpa puing, harus berjalan menembus kegelapan terowongan dan kepungan asap untuk mencapai pintu keluar.
Kondisi kian mencekam, karena langit-langit terowongan Sasago terus berjatuhan. "Ketika saya sedang mengemudi di terowongan, potongan beton tiba-tiba jatuh dari langit-langit," kata seorang pria berusia 30-an pada stasiun televisi NHK.
"Saya melihat sebuah mobil hancur terbakar. Saya sangat takut dan memutuskan untuk meninggalkan mobil. Saya berjalan selama sekitar satu jam untuk bisa keluar dari terowongan itu," lanjutnya.
Lain lagi cerita seorang repoter NHK, Yoshio Goto, yang nyaris terperangkap dalam reruntuhan terowongan Sasago. “Saat potongan beton dari langit-langit terowongan mulai jatuh dan menimpa atap mobil, saya langsung tancap gas sekencang mungkin. Akhirnya, saya berhasil keluar dari terowongan itu,” jelas Goto.
Setibanya di luar terowongan, Goto menghentikan mobilnya dan memeriksa kerusakan yang terjadi. “Saya melihat kondisi sekeliling dan saya merasa sudah dalam area yang aman. Saat saya melihat atap mobil, setengah dari atap itu telah hancur,” paparnya.
(esn)