Abbas sampaikan pidato kemenangan di Ramallah
Minggu, 02 Desember 2012 - 20:37 WIB
Abbas sampaikan pidato kemenangan di Ramallah
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas telah tiba kembali di Ramallah, Tepi Barat. Kembalinya Abbas ini disambut meriah oleh warga Palestina. Abbas telah berhasil memperjuangkan peningkatan status Palestina di PBB. Saat ini, Palestina memiliki status sebagai Negara Pengamat Non Anggota, status yang juga dimiliki Vatikan.
Sesaat setelah tiba di Ramallah, Minggu (2/12/2012), Abbas langsung menyampaikan pidato kemenangan di depan ribuan warga Tepi Barat. "Suatu hari, seorang pemuda Palestina akan mengibarkan bendera Palestina di Jerusalem, Ibu Kota abadi negara Palestina," kata Abbas yang langsung disambut teriakan gembira ribuan warga Tepi Barat.
"Kami pergi ke New York untuk menggapai dunia mimpi. Kini, kami memiliki mimpi itu. Tegakan kepala Anda, karena Anda warga Palestina,” seru Abbas. Pengajuan peningkatan status ini adalah upaya kedua yang dilakukan Abbas. Upaya sebelumnya berhasil digagalkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
"Anda memiliki bukti, bahwa Anda lebih kuat dari pendudukan, karena Anda warga Palestina. Kita lebih kuat dari pemukiman, karena Anda warga Palestina," tandas Abbas.
Status sebagai Negara Pengamat Non Anggota membuat Palestina diakui oleh organ-organ PBB lainnya. Palestina juga bisa mengajukan klaim ke PBB, jika mendapat tekanan dari negara lain.
"Kami diancam dengan hukuman dan sanksi dari berbagai pihak," kata Abbas, yang merujuk kepada Israel dan Amerika Serikat. "Dan, jika kita mendengarkan ancaman tersebut, kita akan pergi ke PBB," tegasnya.
Sesaat setelah tiba di Ramallah, Minggu (2/12/2012), Abbas langsung menyampaikan pidato kemenangan di depan ribuan warga Tepi Barat. "Suatu hari, seorang pemuda Palestina akan mengibarkan bendera Palestina di Jerusalem, Ibu Kota abadi negara Palestina," kata Abbas yang langsung disambut teriakan gembira ribuan warga Tepi Barat.
"Kami pergi ke New York untuk menggapai dunia mimpi. Kini, kami memiliki mimpi itu. Tegakan kepala Anda, karena Anda warga Palestina,” seru Abbas. Pengajuan peningkatan status ini adalah upaya kedua yang dilakukan Abbas. Upaya sebelumnya berhasil digagalkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
"Anda memiliki bukti, bahwa Anda lebih kuat dari pendudukan, karena Anda warga Palestina. Kita lebih kuat dari pemukiman, karena Anda warga Palestina," tandas Abbas.
Status sebagai Negara Pengamat Non Anggota membuat Palestina diakui oleh organ-organ PBB lainnya. Palestina juga bisa mengajukan klaim ke PBB, jika mendapat tekanan dari negara lain.
"Kami diancam dengan hukuman dan sanksi dari berbagai pihak," kata Abbas, yang merujuk kepada Israel dan Amerika Serikat. "Dan, jika kita mendengarkan ancaman tersebut, kita akan pergi ke PBB," tegasnya.
(esn)