Parastoo serang server Badan Atom Internasional
Rabu, 28 November 2012 - 17:55 WIB
Parastoo serang server Badan Atom Internasional
A
A
A
Sindonews.com - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) membenarkan bahwa salah satu servernya yang berisi data terperinci tentang para ahli atom, telah mendapat serangan cyber. Serangan ini dilakukan oleh sekelompok hacker yang menamakan diri Parastoo.
Parastoo dalam bahasa Iran berarti Burung Walet. Parastoo adalah kata umum yang digunakan kaum wanita Iran di dunia maya. Parastoo menuntut para ahli IAEA menadatangani petisi yang menyerukan sebuah investigasi terbuka terhadap Pusat Penelitian Nuklir Israel, Negev, yang terletak dekat kota Dimona.
Pada 25 November lalu, Parastoo telah meminta lebih dari 100 ahli IAEA untuk menentang aktivitas nuklir Isreal. "Israel memiliki senjata nuklir praktis yang berkaitan dengan pengembangan militernya. Padahal, Israel bukan negara anggota penandatangan perjanjian nuklir, biokimia, dan kimia," sebut sebuah pernyataan Parastoo.
Meskipun tidak pernah dikonfirmasi, namun sudah menjadi rahasia umum kalau Israel memiliki senjata nuklir. Hal ini juga tidak pernah dibantah oleh Israel. Di sisi lain, Israel sangat menentang program pengembangan nuklir Iran.
Bahkan, Israel menuduh Iran telah memproduksi senjata pemusnah masal dan mengancam perdamaian di Timur Tengah.
Juru Bicara IAEA Gill Tudor menyesalkan publikasi serangan cyber terhadap data server Iran yang telah ditutup beberapa waktu lalu. Kini, sejumlah tim ahli sedang berusaha menghilangkan kerentanan serangan cyber.
Parastoo dalam bahasa Iran berarti Burung Walet. Parastoo adalah kata umum yang digunakan kaum wanita Iran di dunia maya. Parastoo menuntut para ahli IAEA menadatangani petisi yang menyerukan sebuah investigasi terbuka terhadap Pusat Penelitian Nuklir Israel, Negev, yang terletak dekat kota Dimona.
Pada 25 November lalu, Parastoo telah meminta lebih dari 100 ahli IAEA untuk menentang aktivitas nuklir Isreal. "Israel memiliki senjata nuklir praktis yang berkaitan dengan pengembangan militernya. Padahal, Israel bukan negara anggota penandatangan perjanjian nuklir, biokimia, dan kimia," sebut sebuah pernyataan Parastoo.
Meskipun tidak pernah dikonfirmasi, namun sudah menjadi rahasia umum kalau Israel memiliki senjata nuklir. Hal ini juga tidak pernah dibantah oleh Israel. Di sisi lain, Israel sangat menentang program pengembangan nuklir Iran.
Bahkan, Israel menuduh Iran telah memproduksi senjata pemusnah masal dan mengancam perdamaian di Timur Tengah.
Juru Bicara IAEA Gill Tudor menyesalkan publikasi serangan cyber terhadap data server Iran yang telah ditutup beberapa waktu lalu. Kini, sejumlah tim ahli sedang berusaha menghilangkan kerentanan serangan cyber.
(esn)