Sri Lanka luncurkan satelit buatan China

Selasa, 27 November 2012 - 20:34 WIB
Sri Lanka luncurkan...
Sri Lanka luncurkan satelit buatan China
A A A
Sindonews.com - Sri Lanka meluncurkan satelit komunikasi pertama mereka, Selasa (27/11/2012). Peluncuran satelit ini bisa terlaksana, setelah terjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi milik China. Pemerintah Sri Lanka telah menekankan, bahwa peluncuran itu adalah usaha swasta yang dilakukan oleh SupremeSAT (Pvt) Ltd dan China Great Wall Industry Corp.

Vijith Peiris, Kepala Eksekutif SupremeSAT menyatakan, bahwa peluncuran satelit komunikasi dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Barat China ini berlangsung sukses. Peluncuran satelit ini menandai langkah terbaru dalam serangkaian hubungan ekonomi dan militer antara kedua negara.

Kedekatan hubungan antara Sri Lanka dan China ini dipantau serius oleh India. Sebagai negara tetangga, India sangat khawatir dengan kedekatan hubungan ini. "Ini memperkuat kesan, bahwa Sri Lanka perlahan tapi pasti semakin mendekat ke China," kata Brahma Chellaney, seorang analis di Pusat Penelitian Kebijakan di New Delhi.

"Dari perspektif geopolitik yang lebih besar, Sri Lanka mengirimkan pesan pada India, bahwa sebuah negara di halaman belakang mereka sendiri sangat nyaman berhubungan dengan China," lanjut Chellaney.

Hingga kini, China dan India memang terus bersaing di berbagai bidang, meski hubungan keduanya bisa dikatakan terus membaik. Jadi, wajar bila India tak terlalu gembira mendapati kenyataan harmonisnya hubungan Sri Lanka dan China.

China telah menjadi pemberi pinjaman terbesar ke Sri Lanka. China juga telah memberikan peralatan militer kepada pemerintah Sri Lanka untuk mengalahkan pemberontak Macan Tamil. Sejak itu, Sri Lanka terus berusaha memperkuat hubungan pertahanan dengan China, sebuah fakta yang membuat kesal India dan Amerika Serikat.
(esn)
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved