Pemerintah Uganda: M23 setuju keluar dari Goma
Selasa, 27 November 2012 - 19:30 WIB
Pemerintah Uganda: M23 setuju keluar dari Goma
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Uganda mengeluarkan pernyataan yang menyebut, Pemimpin kelompok pemberontak M23, Kolonel Sultani Makenga, setuju menarik pasukannya dari kota Goma dan Sake di Kongo.
"Kami telah mengadakan pertemuan Sabtu (24/11/2012). Dan, pemimpin pemberontak sepakat untuk menarik seluruh pasukan dari wilayah Goma dan Sake. Pemberontak juga berjanji untuk berhenti melancarkan serangan di wilayah Selatan Kongo," ungkap Kepala Pertahanan Pasukan Uganda , Aronda Nyakayirima.
Menanggapi pernyataan Pemrintah Uganda tersebut, Juru Bicara Pemerintah Kongo, Lambert Mende, menyadari bahwa negara tetangga mereka itu telah bertemu dengan Makenga.
"Kami mendegar bahwa mereka menyetujui permintaan Pemerintah Kongo untuk menarik semua pasukan, tapi kami tidak yakin sampai kapan. Dalam pertemuan, kami tidak mengungkapkan janji palsu, jadi kami akan menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," jelas Mende.
Saat dimintai penjelasan terkait perundingan tersebut, Juru Bicara pemberontak M23, Amani Kabasha mengaku tidak mendengar kabar dari pimpinan mereka. Tapi, mereka menyatakan tidak keberatan jika pimpinan mereka telah memutuskan untuk menarik pasukan dari Goma.
"Kami tidak tahu apa yang didiskusikan oleh Pemerintah Uganda dengan pemimpin kami. Tapi menrut saya, mundur dari Goma bukanlah masalah besar. Kita dapat menarik sekarang, malam ini atau kapan saja," ungkap Kabasha.
"Kami telah mengadakan pertemuan Sabtu (24/11/2012). Dan, pemimpin pemberontak sepakat untuk menarik seluruh pasukan dari wilayah Goma dan Sake. Pemberontak juga berjanji untuk berhenti melancarkan serangan di wilayah Selatan Kongo," ungkap Kepala Pertahanan Pasukan Uganda , Aronda Nyakayirima.
Menanggapi pernyataan Pemrintah Uganda tersebut, Juru Bicara Pemerintah Kongo, Lambert Mende, menyadari bahwa negara tetangga mereka itu telah bertemu dengan Makenga.
"Kami mendegar bahwa mereka menyetujui permintaan Pemerintah Kongo untuk menarik semua pasukan, tapi kami tidak yakin sampai kapan. Dalam pertemuan, kami tidak mengungkapkan janji palsu, jadi kami akan menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," jelas Mende.
Saat dimintai penjelasan terkait perundingan tersebut, Juru Bicara pemberontak M23, Amani Kabasha mengaku tidak mendengar kabar dari pimpinan mereka. Tapi, mereka menyatakan tidak keberatan jika pimpinan mereka telah memutuskan untuk menarik pasukan dari Goma.
"Kami tidak tahu apa yang didiskusikan oleh Pemerintah Uganda dengan pemimpin kami. Tapi menrut saya, mundur dari Goma bukanlah masalah besar. Kita dapat menarik sekarang, malam ini atau kapan saja," ungkap Kabasha.
(esn)