AS akan pertahankan 10 ribu tentara di Afghanistan
Senin, 26 November 2012 - 21:11 WIB
AS akan pertahankan 10 ribu tentara di Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mempertahankan 10 ribu tentara di Afghanistan, pasca penarikan pasukan asing dari negara itu pada 2014 mendatang. Hal ini dilaporkan oleh The Wall Street Journal, Minggu (25/11/2012) malam.
Mengutip pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, surat kabar itu mengatakan, rencana itu sejalan dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Jenderal John Allen, komandan pasukan AS dan internasional di Afghanistan. Allen mengusulkan untuk menempatkan 6.000 hingga 15 ribu pasukan di Afghanistan pasca 2014.
Menurut The Wall Street Journal, 10 ribu tentara AS ini akan memberi pelatihan operasi militer dan kontraterorisme pada polisi dan militer Afghanistan. Disebutkan, Pemerintah Afghanistan setuju untuk menerima penempatan 10 ribu tentara AS itu, asal AS mau memenuhi syarat yang diajukan.
Masih menurut Wall Street Journal, Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, ingin pasukan AS yang masih berada di Afghanistan, berada di bawah yurisdiksi pengadilan Afghanistan.
Saat ini, ada sekitar 67 ribu tentara AS di Afghanistan. Pasukan AS ini bergabung dengan pasukan koalisi NATO dan 337 ribu tentara dan polisi lokal. Hingga kini, pasukan koalisi dan Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) terus bahu-membahu memberantas teroris di Afghanistan.
Mengutip pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, surat kabar itu mengatakan, rencana itu sejalan dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Jenderal John Allen, komandan pasukan AS dan internasional di Afghanistan. Allen mengusulkan untuk menempatkan 6.000 hingga 15 ribu pasukan di Afghanistan pasca 2014.
Menurut The Wall Street Journal, 10 ribu tentara AS ini akan memberi pelatihan operasi militer dan kontraterorisme pada polisi dan militer Afghanistan. Disebutkan, Pemerintah Afghanistan setuju untuk menerima penempatan 10 ribu tentara AS itu, asal AS mau memenuhi syarat yang diajukan.
Masih menurut Wall Street Journal, Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, ingin pasukan AS yang masih berada di Afghanistan, berada di bawah yurisdiksi pengadilan Afghanistan.
Saat ini, ada sekitar 67 ribu tentara AS di Afghanistan. Pasukan AS ini bergabung dengan pasukan koalisi NATO dan 337 ribu tentara dan polisi lokal. Hingga kini, pasukan koalisi dan Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) terus bahu-membahu memberantas teroris di Afghanistan.
(esn)