Netanyahu ucapkan terimakasih pada Sekjen PBB
Kamis, 22 November 2012 - 12:56 WIB
Netanyahu ucapkan terimakasih pada Sekjen PBB
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon atas kontribusinya untuk merumuskan pemahaman gencatan senjata dengan Hamas, Rabu (21/11/2012).
"Israel akan mencoba mencapai sebuah gencatan senjata yan berkelanjutan," ungkap Netanyahu seperti diberitakan dalam Jpost, Kamis (22/11/2012).
Netanyahu juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemimpin Amerika Serikat (AS) dan Mesir, dua belah pihak yang telah menengahi dan mengupayakan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Sementara itu, di Washington, Presiden AS Barack Obama juga memuji upaya Mesir untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah, "Terimakasih atas usaha dan kemampuan pribadi Presiden Mesir Mohamed Morsi untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina," ungkap Obama dalam sebuah pernyataan Gedung Putih.
"Ke depanya, AS menyambut kesepakatan gencatan senjata ini dan akan terus bekerjasama dengan mitra lain di kawasan untuk mengkonsolidasikan kemajuan gencatan senjata yang telah dicapai," ungkap Menteri Luar Negeri AS, Hilllary Clinton.
Memasuki hari ke 12, hari terakhir perang antara Israel dan Palestina, menurut tim medis di Gaza total korban tewas telah mencapai 162 orang.
Sementara hampir 1.400 roket telah ditembakkan militan Palestina ke wilayah Israel. Serangan ini menewaskan empat warga sipil Israel dan seorang prajurit Israel.
"Israel akan mencoba mencapai sebuah gencatan senjata yan berkelanjutan," ungkap Netanyahu seperti diberitakan dalam Jpost, Kamis (22/11/2012).
Netanyahu juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemimpin Amerika Serikat (AS) dan Mesir, dua belah pihak yang telah menengahi dan mengupayakan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Sementara itu, di Washington, Presiden AS Barack Obama juga memuji upaya Mesir untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah, "Terimakasih atas usaha dan kemampuan pribadi Presiden Mesir Mohamed Morsi untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina," ungkap Obama dalam sebuah pernyataan Gedung Putih.
"Ke depanya, AS menyambut kesepakatan gencatan senjata ini dan akan terus bekerjasama dengan mitra lain di kawasan untuk mengkonsolidasikan kemajuan gencatan senjata yang telah dicapai," ungkap Menteri Luar Negeri AS, Hilllary Clinton.
Memasuki hari ke 12, hari terakhir perang antara Israel dan Palestina, menurut tim medis di Gaza total korban tewas telah mencapai 162 orang.
Sementara hampir 1.400 roket telah ditembakkan militan Palestina ke wilayah Israel. Serangan ini menewaskan empat warga sipil Israel dan seorang prajurit Israel.
(esn)